Reporter : Ardilan
Editor : Taya
BAUBAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau melalui Dharma Wanita Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) serta lima organisasi lainnya memberikan santunan kepada sejumlah panti asuhan serta kaum duafa, Minggu (26/5/2019).
Walikota Baubau, AS Tamrin mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan rutinitas setiap bulan suci Ramadhan. Kata dia, kegiatan yang dimulai sejak 2013 lalu atau memasuki tahun ke enam pada bulan Ramadhan 1440 H tahun ini.
“Kita sisihkan sedikit dari rejeki yang kami dapat untuk mereka (anak panti dan kaum duafa) yang membutuhkan,” ucap Walikota dua periode ini dalam sambutannya di rujab Walikota.
Ditempat sama, Ketua Dharma Wanita Baubau, Nanik Hirdayantiningsih mengatakan, pihaknya secara berturut-turut setiap tahun melakukan kegiatan amal kepada masyarakat yang membutuh santunan tersebut.
Istri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau ini mengaku tidak akan mampu melaksanakan giat amal tersebut tanpa dukungan penuh dari pimpinan daerah.
“Kami tidak bisa apa-apa tanpa dukungan pak Walikota, pak Wakil Walikota, pak Sekda serta organisasi pimpinan daerah dan seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.
Baca Juga :
- GERAK SULTRA Apresiasi Rencana Kejati Sultra Cek dan Verifikasi Tambang Nikel di Pulau-Pulau, Termasuk Pasca Tambang Milik Istri Gubernur Sultra ASR Juga
- Kejati Sultra Soroti Tambang Pulau Pulau, Sugeng: Kita Cek dan Verifikasi
- Gubernur Sultra Tantang Penegak Hukum (Satgas PKH) Periksa Istrinya Terkait PT TMS yang Menambang Nikel di Hutan Lindung Pulau Kabaena
- Kejati Sultra Gelar Pangan Murah, Sembako Dijual Harga Terjangkau di Eks MTQ Kendari
- Mahasiswa UHO Kembangkan KOHALOCK, Transformasikan Budaya Kohanu untuk Cegah Korupsi Dana Desa
- Berakhir Masa Jabatan Komisi Informasi Sultra, Yustin Tak Berani Komentari Keterbukaan Informasi Satgas PKH yang Libatkan Istri Gubernur ASR
Nanik membeberkan, sasaran yang ingin diberi santunan yaitu panti asuhan, non PNS, janda-janda, anak-anak Paud generasi yang layak diberi bantuan serta ibu-ibu yang sudah tidak produktif bekerja.
“Uang yang terkumpul sebanyak Rp. 126 juta lebih ditambah sembako dan pakaian layak. Kegiatan santunan tahun ini kami sebut program berbagi Tunjangan Hari Raya (THR),” pungkasnya.
Untuk diketahui lima organisasi lainnya yang ikut memberikan santunan bersama Dharma Wanita yakni PKK, Persatuan GOPTKI, Badan Kontak Majelis Taalim, Muslimat NU, Wanita Islam.(a)











