Reporter : Erlin
Editor : Taya
LAINEA – Tindak lanjut dari hasil kesepakatan antara PT. WIN dan masyarakat Torobulu yang dimediasi Kepolisian Resort Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis (14/3/2019) untuk melakukan verifiakasi lahan bersengketa oleh masyarakat dan kuasa hukum gagal dilakukan karena penjaga keamanan (security) mengancam mereka dengan senjata tajam.
Baca Juga :
- Satgas Pangan Sultra Pantau Harga Sembako di Konawe Selatan, Stok Dipastikan Aman
- Ratusan Guru di Konsel Ikuti Seminar Nasional Great Teacher
- Kanim Kendari Gelar Rakor TIMPORA di Konsel, Perkuat Pengawasan Orang Asing
- IPPMA Konsel Soroti Dugaan Pungutan di Lingkup PAUD, Desak Audit Transparan
- Rumah Warga Dibakar, IPMA Konsel Nilai Kapolres Gagal Total Jaga Keamanan
- Lapangan Futsal Punggaluku Terbengkalai, IPMA Konsel Soroti Dugaan Proyek Gagal Rp200 Juta
Samsuddin SH.CIL yang merupakan salah seorang kuasa hukum pemilik lahan menjelaskan sebelum selesai verifikasi lahan security perusahaan memasuki wilayah dan membawa barang senjata tajam dan mengancam sambil berteriak-teriak.
“Yang mana orangnya,” Samsuddin menirukan suara security yang berteriak.
Karena merasa terancam atas tindakan security PT.WIN verifikasi lahan dihentikan dan memilih pulang. Apalagi keamanan dari Polres Konsel hanya menurunkan dua orang personil.
“Jadi kami merasa terancam dengan kelakuan para security verifikasi lahan kami hentikan dan kami juga sayangkan personil keamanan yang diturunkan hanya dua orang saja, padahal pada pertemuan sudah di sepakati akan menurunkan personil yang cukup, ” kesalnya.
Baca Juga :
- Kontroversi Gedung Koperasi Merah Putih Konawe: Pihak Teknis Bantah Tudingan Tidak Sesuai Spesifikasi
- Penataan Ulang Komposisi Pengurus BPR Bahteramas, Harapan Baru bagi Masyarakat
- MBG di Konawe: Program Baik yang Dipahami Salah, Korwil BGN Klarifikasi Fakta Sebenarnya!
- BGN Tekankan Pentingnya Keamanan Makanan di wilayah SPPG Konawe
- Gerakan Prabowo Indonesia Maju Mengelar Buka Puasa Bersama Sekaligus Santunan Anak Yatim di Tongauna
- BPR Bahteramas Konawe Siap Kawal Visi-Misi Pembangunan ‘Konawe Bersahaja’ 2025–2030 Bebas Narkoba
Akan tetapi lanjut Samsudin, pihaknya akan tetap melakukan upaya hukum dan masyarakat pemilik lahan akan tetap menutup aktivitas perusahaan tersebut di lahan bersengketa sebelum ada titik kejelasan.
Hingga berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi dari Polres Konsel dan Perusahaan PT. WIN. terkait minimnya personil yang diturunkan saat verifikasi. Saat media ini berusaha mengkonfirmasi Kasat Reskrim Iptu Fitrayadi melalui sambungan teleponnya tidak dijawab.











