oleh

Didemo Mahasiswanya, Ini Tanggapan UHO

KENDARI – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UHO, Nur Arafah merespon aksi demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa UHO (FM-UHO) pada Rabu pagi (4/10/2017).

Nur Arafah mengatakan terkait hal-hal yang disuarakan oleh mahasiswa, masih dalam proses penyelesaian. Masalah ini, kata Nur, menjadi bertambah runyam dengan adanya moratorium anggaran dari pemerintah pusat.

“Apa yang disuarakan oleh adik-adik mahasiswa, itu sedang dalam proses, insya Allah tahun depan. Ini agak sulit karena adanya moratorium anggaran dari pemerintah pusat,” ucap Nur.

Pramuka

Terkait masalah tunjangan dosen, dirinya mengaku siap dilaporkan dan diproses oleh KPK jika ditemukan adanya indikasi penyimpangan anggaran.

“Sedangkan untuk masalah remunerasi, kalau memang ada indikasi penyalahgunaan anggaran saya siap untuk dilaporkan ke KPK, dan kami transparan dalam hal ini,” tambah Nur.

Nur Arafah menyayangkan aksi ini. Menurut dia, aksi ini salah alamat dan seharusnya ditujukan ke pihak fakultas, bukan ke pihak rektorat.

“Kalau menurut saya salah alamat kalau yang di tuju itu pihak rektorat, seharusnya pihak fakultas atau jurusan sudah bisa memberikan jawaban tentang teknis ini,” ungkap Nur.

Untuk diketahui, sejumlah mahasiswa UHO yang tergabung dalam Front Mahasiswa UHO melakukan aksi demonstrasi di depan rektorat pada Rabu (4/10/2017) menuntut pengadaan sarana dan prasarana di setiap fakultas yang memadai serta pemenuhan tunjungan dosen yang belum terbayarkan.

Laporan: Sarmin
Editor: Ronal Fajar

Terkini