oleh

Dompet Dhuafa Sultra Bantu Penanganan Stunting di Buton Selatan

-NEWS-320 dibaca

KENDARI,MEDIAKENDARI.COM – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menyebutkan bahwa angka prevalensi stunting di daerah berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesian (SSGI) 2021 mencapai 30,02 persen.

Angka stunting di Sultra masih berada di atas rata-rata nasional, karena angka kasus stunting nasional hanya mencapai 24,4 persen berdasarkan SSGI 2021. Jika dilihat dari data per Kabupaten/Kota, maka yang tertinggi berada di Buton Selatan sebanyak 45,2 persen.

Dalam mendukung upaya Pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting, Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan PT. Kimia farma Tbk menginisiasi program bertajuk Bidan Untuk Negeri (BUN). Dompet Dhuafa Sultra melangsungkan kick off dan Focus Group Discussion (FGD) Program Bidan Inspiratif Untuk Negeri di Rumah Jabatan Bupati Buton Selatan, pada Selasa, 4 September 2022.

Baca Juga : Gubernur Sultra Tunggu Hasil Seleksi Sekda Provinsi

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Buton Selatan, La Ode Budiman mengatakan, semoga dengan adanya kegiatan itu, dapat menekan angka stanting di Buton Selatan dan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Semoga dengan adanya program Bidan Untuk Negeri ini dapat menekan laju stunting di Buton Selatan. Serta mampu meningkatkan taraf kualitas kesehatan warga desa Bungarasi” ujar Pj.Buton Selatan, La Ode Budiman dalam sambutannya.

Pada tahun 2022, Dompet Dhuafa menginisiasi program Bidan Untuk Negeri dengan PT Kimia Farma Tbk, yang berlokasi di 4 wilayah pelosok di provinsi Papua, Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, dan Banten.

Di waktu yang bersamaan, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sultra, Hassan Afif mengatakan, Desa Bungarasi merupakan desa yang menjadi pilot project di Sulawesi Tenggara. Dengan menitipkan para bidan, silahkan diajak berkolaborasi dengan warga desa. Semoga dapat mendorong semangat tenaga kesehatan disini dalam memberikan layanan kesehatan, khususnya dalam mengatasi stunting di wilayah Desa Bungarasi.

Baca Juga : HUT TNI ke 77, Gubernur Sultra Ajak Masyarakat Ikut Menjaga Kedaulatan Negara

“Semoga program ini dapat menginspirasi pemerintah atau stakeholder yang lainnya dalam membuat program kesehatan yang berdampak” ungkapnya.

Kurang lebih selama 2 tahun, Dompet Dhuafa Sultra akan menempatkan bidan di Desa Bungarasi yang bertujuan mengurangi angka stunting di wilayah tersebut, dengan berbagai intervensi yang sudah direncanakan. Dompet Dhuafa Sultra juga memberikan alat-alat kesehatan yang diperlukan.

“Semoga program ini dapat menginspirasi pemerintah atau stakeholder yang lainnya dalam membuat program kesehatan yang berdampak” jelasnya.

Reporter : Muhammad Ismail

Facebook : Mediakendari