Reporter: Kardin
Editor : Kang Upi
KENDARI – Guna memudahkan jamaah haji dalam bertransaksi, Bank Muamalat Cabang Kendari meluncurkan kartu debit ihram bagi setiap nasabahnya yang bakal berangkat ke tanah suci pada tahun 2019 ini.
Branch Manager Bank Muamalat Cabang Kendari, Fitrawan menuturkan, kartu ihram berguna untuk para jamaah haji agar tidak membawa uang tunai yang terlalu berlebihan.
“Selama ini kan terkenal jamaah haji Indonesia membawa uang yang berlebihan. Jadi, dengan adanya kartu ini diharapkan mereka tidak lagi membawa uang terlalu banyak,” ujar Fitrawan saat dijumpai di ruang kerjanya, Senin (24/6/2019).
Kartu irham kata Fitrawan, memiliki banyak keunggulan, seperti dapat melakukan transaksi di tanah suci dan tanpa biaya atau gratis. Kedua katanya, kartu ihram dapat digunakan sebagai alat pembayaran dan akan mendapat diskon sebesar 15 persen.
Baca Juga :
- Rp401,65 Miliar Dikembalikan, Kejagung Dalami Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel PT CNI Kolaka, Sultra
- Polda Sultra Ungkap Peredaran Sabu di Kolaka Utara, 466,21 Gram Diamankan
- Satgas Kedaulatan Sumber Daya DPP LAT Silaturahmi ke Wagub Sultra, Bahas Keberadaan PT SCM di Routa
- Mutasi Besar Polri: Sejumlah Kapolda dan Wakapolda Berganti, Roycke Harry Langie Naik Jadi Astamaops
- Di Harla Kejaksaan ke 81 Tahun 2 September, Mampukah Kejagung seret Istri Gubernur Sultra ASR Diduga Kebal Hukum? Sanksi PKH Rp2,19 Gegara Garap Hutan Lindung di Kabaena, Bombana
- Sambut Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kejari Konawe Gelar Pasar Murah, Cek Kesehatan dan Sunatan Massal Gratis
“Kan biasa belanjanya memakai debit. Jadi bisa dipakai belanja juga,” terangnya.
Ketiga, lanjutnya, kartu ihram juga menyediakan bahasa Indonesia untuk memudahkan para jamaah haji ketika bertransaksi di Arab Saudi. “Di ATM itu sudah disediakan tiga bahasa, yakni Arab, Inggris dan Indonesia,” jelasnya.
Keunggulan lainnya kata Fitrawan, dengan menarik uang tunai di Arab Saudi, maka kursnya akan lebih murah dibanding saat menukar uang di Indonesia. “Jadi lebih murah di Arab Saudi yang hanya sekitar Rp 3.900 dibanding menukar di Indonesia yang mencapai Rp 4.200 per Real,” urainya. (A)











