oleh

Etis Berinternet Wujudkan Masyarakat Maya yang Harmonis

-NEWS-15 dibaca

Manado, 8 November 2021 – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 8 November 2021 di Manado, Sulawesi Utara. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Jaga Etika di Ruang Digital Kita”.

Program kali ini menghadirkan 784 peserta dan empat narasumber yang terdiri dari Pendiri Kaki Gatal Production, Suhandri Lariwu; Pendiri Tentangpuan.com, Neno Karlina Paputungan; Dosen IAIN Manado, Taufani; dan Wadek III Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado, Feiby Ismail. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Daniel Hery selaku penyiar radio dan TV. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Beralih ke sesi pemaparan, pemateri pertama adalah Suhandri yang membawakan materi kecakapan digital dengan tema “Informasi, Identitas dan Jejak Digital”. Menurut dia, penyebaran informasi, identitas, dan jejak digital berbahaya karena bisa disalahgunakan pihak tak bertanggung jawab untuk keperluan yang menguntungkan mereka sendiri. “Untuk menjaga keamanan di dunia maya, rahasiakan data pribadi yang sensitif, perkuat kata sandi dan pengaturan keamanan, aktifkan verifikasi dua langkah, hindari WiFi publik, serta jika memungkinkan, gunakanlah dua nomor ponsel berbeda  untuk transaksi keuangan dan keperluan sehari-hari,” paparnya.

Pramuka

Berikutnya, Neno menyampaikan materi etika digital berjudul “Cara Berkolaborasi di Ruang Digital Sesuai Etika”. Ia mengatakan, saat berinteraksi dan berkolaborasi dalam ruang digital, gunakan bahasa yang layak dan sopan serta tetap waspada saat menyebarkan informasi. “Penting juga untuk membatasi penyebaran data pribadi, sebar informasi yang inspiratif dan edukatif, serta hargai karya cipta orang lain dengan mencantumkan sumber,” jelasnya.

Pemateri ketiga, Taufani membawakan tema budaya digital tentang “Mengenal UU ITE untuk Membangun Budaya Digital yang Santun”. Menurut dia, beberapa fenomena masyarakat di era disrupsi digital, antara lain merasa lebih berani dan bebas melakukan apa saja, takut ketinggalan informasi terkini, mengejar viral, mengutamakan pencitraan, bermentalitas insentif instan dan lemah dalam intuisi peringatan. “Agar tak terjebak dalam fenomena tersebut, budayakan membagikan konten yang inspiratif, edukatif, informatif, dan menghibur,” ajaknya.

Adapun Feiby, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Tips dan Pentingnya Internet Sehat”. Ia mengatakan, berinternet secara aman penting untuk menjaga kenyamanan mengakses informasi, melindungi privasi dan informasi pribadi, serta meminimalisir pembajakan akun maupun ancaman siber lain. “Agar aman dari pencurian data, perhatikan izin aplikasi saat akan mengunduhnya, jangan klik tautan mencurigakan, unduh hanya dari tempat resmi, pastikan keamanan jaringan, selalu perbarui perangkat lunak secara berkala, serta perkuat kata sandi dan pengaturan keamanan,” jelasnya.

Selanjutnya, moderator membuka sesi tanya jawab yang disambut meriah oleh para peserta. Selain bisa bertanya langsung kepada para narasumber, peserta juga berkesempatan memperoleh uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Salah satu pertanyaan menarik peserta diantaranya tentang bagaimana menanggapi aplikasi yang meminta identitas kita sebagai persyaratan pendaftaran. Narasumber menyarankan untuk memberi watermark pada identitas yang kita kirim. Jika aplikasi tersebut terkait layanan keuangan, maka pastikan legalitasnya jelas terdaftar di OJK.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

***

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:

Humas Literasi Digital Sulawesi

Email                     : [email protected]

Website               : https://event.literasidigital.id

Instagram            : @siberkreasisulawesi

Twitter                 : @SiberkreasiSul

Facebook            : Siber Kreasi Sulawesi

Penulis : Redaksi

Terkini