Reporter : Muh. Ardiansyah R.
Editor : Kang Upik
KENDARI – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Road to Fesyar 2019 di Lippo Plaza Kendari, Minggu, (1/9/2019).
Road to Fesyar merupakan suatu event pendahulu dalam kegiatan Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) dalam rangka mendorong pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Kepala BI Kpw Sultra, Suharman Tabrani dalam sambutannya menjelaskan, Bank Indonesia melalui kegiatan Road to Fesyar, Fesyar dan ISEF berupaya mendorong pengembangan ekonomi syariah terutama dalam industri yang memiliki potensi.
“Diharapkan dapat mendorong pengembangan perekonomian syariah secara lebih luas di Sulawesi Tenggara secara khususnya,” kata Suharman.
BACA JUGA :
- DPP LAT Sultra Gelar Rapat Evaluasi, Lukman Abunawas Arahkan Pengurus Melakukan Secara Rutin dan Menyeluruh
- Jalin Kerjasama Bantuan Hukum, Wali Kota dan Kajari Kendari Sama-Sama Teken MoU
- Penyidik Pidsus Kejari Konawe telah Periksa 18 Saksi Dugaan Korupsi Dana Insentif di Kantor Bapenda
- Mahasiswa KKN Tematik Literasi UHO 2026 gelar Kerja Bakti dan Penataan Ruang di Balai Desa Desa Simbula Kolut
- Suparman Pagala, Kades Lerehoma Terpilih Hasil PAW, akan Disoal karena Rangkap Jabatan Kepala Security di PT TPM
Ia juga menuturkan, banyak negara mulai memandang ekonomi syariah sebagai sumber pertumbuhan baru pertumbuhan ekonomi dan mendeklarasikan visinya sebagai pemain utama dalam perekonomian syariah di dunia.
“Indonesia telah masuk sebagai top 5 negara dengan pengeluaran terbesar untuk beberapa industri seperti halal food, halal fashion dan halal travel namun masih belum dapat menjadi pemain utama dalam industri tersebut,” terangnya.
Sementara itu, Mewakili Gubernur Sultra Ali Mazi, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Ekonomi Setda Sultra, Yuni Nurmalawati menuturkan, bahwa guna memenuhi target peningkatan ekonomi di Sultra, pihaknya mendorong terciptanya konektifitas yang luas.
“Meningkatkan konektivitas dan kemitraan antara pemerintah, swasta dan masyarakat dalam rangka peningkatan daya saing daerah melalui pembangunan dan perbaikan infranstruktur dan aspek sosial ekonomi,” jelasnya











