Reporter: Rahmat R
Editor: La Ode Adnan Irham
JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Tenggara (Sultra), Imran menyebut, Gerindra akan membuka penjaringan pendaftaran bakal calon (Balon) kepala daerah (Kada) di 7 daerah di Sultra, yakni Konawe Selatan (Konsel), Muna, Konawe Utara (Konut), Kolaka Timur (Koltim), Konawe Kepulauan (Konkep), Buton Utara (Butur) dan Wakatobi.
Saat ditemui di Gedung DPR RI, Rabu (23/10/2019) ia menyebut, jadwal pendaftaran akan dimulai pada 25 Oktober hingga 15 November 2019. Penjaringan diserahkan ke masing-masing DPC.
Anggota DPR RI asal Sultra ini, menambahkan, apabila pendaftaran di kabupaten sudah tuntas maka akan diteruskan di DPD Gerindra Sultra untuk tahapan selanjutnya. Tanggal 16 November sampai Desember 2019 sudah kewenangan provinsi. Semua berkas calon kepala daerah dari 7 kabupaten in akan digodok DPD Gerindra Sultra.
Baca Juga :
- Pekan Depan, UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra Gelar Workshop Seni Perfilman dan Seni Rupa
- Tampil Bersama 5 Rekannya, Maliqa Aurora Sukses Memukau di Penutupan Workshop Seni Tari dan Teater UPTD Museum Sultra
- 2 dari 11 Tahanan Kabur Berhasil Ditangkap, 9 Masih Buron Dalam Pengejaran Polres Kolaka Utara
- Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Tingkatkan Kompetensi Operator SPBU di Sulselbar Lewat Upskilling
- Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi Per 1 Juli 2026
- Diduga Langgar Prosedur Mediasi, Pernyataan Lurah Asinua Konawe “Tidak Ada Tanahnya” Disorot Publik
Mantan Bupati Konsel dua periode ini menyebut, untuk pengiriman berkas dan pengumuman siapa yang dipilih Gerindra untuk menggunakan Partai tersebut akan menunggu hasil dari DPP.
Terkait pilihan koalisi, Imran sudah memikirkan konsep apa yang bakal digunakannya pada Pilkada 2020 mendatang. Koalisi yang dibangun kedepannya yang dilihat potensi menang, punya kesiapan menang, dukungan politik, sosial dan ekonomi.
“Kami memang melihat yang diutamakan kader tetapi di luar kader boleh mendapat partai Gerindra tetapi tetap dengan syarat yang berlaku,” beber Imran. (B)











