Reporter : Kardin
KENDARI – Dengan perolehan lima kursi di DPRD Kota Kendari, Partai Golkar kini telah menyiapkan tiga nama untuk menduduki posisi Wakil Ketua I.
Ketiganya adalah Sahabuddin dari Dapil I Kecamatan Mandonga-Puwatu, LM Rajab Jinik Dapil IV, Kecamatan Kambu-Baruga dan LM Inarto dari Kecamatan Wuawua-Kadia.
Sementara nama Rusiawati Abunawas dari Dapil III, Kecamatan Poasia-Abeli yang belakangan diisukan masuk bursa dicoret oleh Golkar.
Sekretaris DPD I Golkar Sultra, Muhammad Basri menerangkan, gugurnya Rusiawati sebagai Calon Wakil Ketua dikarenakan adanya kriteria yang tidak dapat dipenuhinya.
BACA JUGA :
- Masa Jabatan Berakhir, Kini Nurnining Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD II Golkar Konawe, Siap Gelar Musda
- Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Dilaporkan ke KPK! Diduga Terima Aliran Dana Tambang Rp 2,09 Triliun PT TMS
- Golkar Konawe Buka Pintu untuk Semua Kader, Termasuk Purnama Saboli, Musda Tunggu Jadwal Resmi DPD I Golkar Sultra
- Dua Tahun Gubernur ASR Memimpin Sultra, FPKPK Soroti Kinerja Pemerintahan
- LIRA Desak Kejati Telusuri Dugaan Dana Pilkada Gubernur Sultra ASR dari PT TMS, Soroti Denda Rp2,09 Triliun
- Kejati Sultra Soroti Tambang Pulau Pulau, Sugeng: Kita Cek dan Verifikasi
“Itu karena Ibu Rusiawati pernah dari partai lain, makanya dia gugur. Dan itu memang salah satu ketentuan dari DPP,” ujar Basri saat dijumpai Rabu kemarin, (14/8/2019).
Merujuk pada penilaian kata Basri, telah memenuhi kriteria, seperti Rajab Jinik yang menjabat sebagai Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kendari, Sahabuddin selaku Sekretaris DPD II Kendari dan Inarto merupakan Wakil Ketua Bidang di DPD Golkar Sultra.
“Jadi poin mereka tinggi, terlebih Inarto sekaligus menjabat sebagai Ketua AMPG Sultra,” jelasnya.
Meski demikian jelasnya, ketiga nama tersebut telah diserahkan ke pusat dan DPP Golkar akan memilih satu nama untuk menduduki jabatan Wakil Ketua I di DPRD Kota Kendari.
“Semua punya peluang yang sama, kita tunggu saja putusan DPP, nama siapa yang akan keluar nantinya,” pungkasnya. (A)











