Reporter: M. Ardiansyah R.
Editor: Taya
KENDARI – Festifal Qasidah Berskala Besar II (FQBB-II) tingkat Sulawesi Tenggara resmi dibuka yang ditandai dengan pemukulan beduk oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi di alun-alun Eks MTQ, Kamis (28/11/2019).
Ali Mazi mengatakan festival qasidah ini merupakan salah satu budaya Islam yang dapat menjadi wahana silahturahmi terutama pada masyarakat Sultra.
“Melalui seni qasidah ini diharapkan mampu mendorong minat masyarakat apa lagi qasidah ini merupakan seni dan budaya yang berlafaskan Islam,”katanya.
Ia mengatakan festival ini menjadi pembinaan seni qasidah untuk mengembangkan kemampuan. Selain itu dapat menjadi ajang silahturahmi antar kabupaten/kota.
Baca Juga :
- Pemkab Konkep Paparkan Capaian Satu Tahun Pemerintahan melalui LKPJ 2025
- Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok LPG Sultra Aman, EGM Tinjau Langsung SPPEK Kendari
- Konsumsi Energi di Sultra Kembali Stabil, Pertamina Imbau Penggunaan BBM Secara Bijak
- IPMAPAL Soroti Rencana Aktivitas PT Sambas Minerals Mining, Minta Kejelasan Sebelum Beroperasi
- Siswa Kelas XII SMAN 15 Bombana Jalani Ujian Praktik dan Teori PAJ
- DPD RI Soroti Aktivitas Tambang di Routa, Janji Smelter dan Dampak ke Warga Jadi Evaluasi
“Upaya pembinaan dan pengembangan dalam seni qasidah melalui program Sultra Beriman, sehingga pemerintah selalu mendukung LASQI dalam membina dan pengembangan khususnya di Sultra,” ujarnya.
Ketua I Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Seni dan Qasidah (LASQI) Sultra, Nurhayati mengatakan pembentukan dewan juri melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur yang bertugas menilai teknik vokal, penampilan group, penjiwaan, dan perpaduan keserasian.
“Peserta dalam membawakan lagu yang telah di tentukan oleh Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia, dan panitia akan mengumpulkan nilai-nilai dan akan direkap,” tuturnya.
Ada sejumlah lomba yang dilaksanakan yakni vokalis gambus anak, remaja dan dewasa, qasidah klasik remaja dan fashion show.











