oleh

Gubernur Sultra Ali Mazi Pimpin Apel Besar Dalam Peringatan Hari Pramuka ke-60

-NEWS-85 dibaca

Reporter: Dila Aidzin
Editor: Sardin.D

Redaksi

KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi memimpin kegiatan Apel Besar Peringatan Hari Pramuka Ke-60 Tahun 2021 yang diselenggarakan di Pelataran Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara dengan mengusung tema berbakti tanpa henti.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi mengatakan bahwa tema kali ini mengisyaratkan bahwa gerakan Pramuka terus-menerus bekerja dan berkarya tanpa henti untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Gerakan Pramuka tampil sebagai pelopor duta perubahan perilaku, membantu gerakan vaksinasi, bermitra untuk membagikan sembako kepada yang membutuhkan dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya termasuk gerakan membagi masker,” kata Ali Mazi dalam sambutannya.

Melalui momentum peringatan hari Pramuka ke-60, Gubernur Sultra berharap kepada bupati dan walikota agar memperhatikan dan mendorong pelaksanaan pendidikan kepramukaan di wilayah kewenangannya masing-masing.

Sementara itu Bupati Muna, LM Rusman Emba juga mengharapkan Pramuka diusianya yang ke-60 khususnya di provinsi agar terus melakukan konsolidasi.

“Harapan khususnya di provinsi itu kita berharap terus melakukan konsolidasi terus kita bersama-sama meningkatkan peran Pramuka ditengah-tengah masyarakat,” ujar Bupati Muna.

Selanjutnya Ketua panitia, Enti Sutisna mengatakan bahwa sebelumnya khawatir cabang Sultra telah melakukan serangkaian kegiatan hari Pramuka ke-60 oleh kwartir daerah Sulawesi Tenggara diantaranya ziarah Taman Makam Pahlawan Watubangga Kota Kendari, upacara tabur bunga di dermaga Lanal Kota Kendari, vaksinasi Covid-19 tahap satu untuk keluarga Sultra dan masyarakat umum dengan total 160 orang, pembagian 200 paket sembako, upacara ulang janji, dan apel besar hari Pramuka ke-60 di pelataran Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara.

“Kegiatan ini telah dimulai sejak 8 Agustus hingga 18 Agustus 2021 yang tersebar di beberapa lokasi kota Kendari dan juga serentak dilakukan oleh 17 kwartir se-Sulawesi Tenggara,” kata Enti Sutisna dalam laporannya.

Terkini