Reporter: Hardiki
Editor : Kang Upi
KENDARI – Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (ASITA) Sulawesi Tenggara (Sultra) Rahman Rahim mengajak Gubernur Sultra Ali Mazi, dan Walikota Kendari, Sulkarnain duduk bersama bahas pariwisata.
Menurutnya, hal itu perlu dilakukan agar semua ide kepariwisataan bisa terealisasi untuk mendukung pembangunan Sultra secara umum dan Kota Kendari secara khusus, di sektor Pariwisata.
Ajakan itu disampaikan Rahman Rahim dalam agenda Ngobrol Pintar (NGOPi) yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sultra, di Warkop Tungku, Jumat (15/11/2019).
“Teman-teman media ini sebagai juru kunci, untuk ujung tombak berhasilnya semua ide-ide kita coba ada momen yang bisa menghadirikan Gubernur Sultra dan Walikota Kendari,” kata Rahma Rahim.
Atas gagasan tersebut, Ketua SMSI, Gugus Surahman menjelaskan, pihaknya sudah berencana mengagendakan untuk mempertemukan gubernur dan walikota untuk membahas pengembangan pariwisata.
“Sudah ada agenda untuk menghadirkan gubernur dengan walikota, untuk membahas pengembangan pengembangan Pariwisata,” kata Gugus.
Baca Juga :
- IPIP Paparkan Sederet Program CSR di Pomalaa, Dari Pengendalian Debu Hingga Tanggung 41 Persen Beban Penanganan Sungai Oko-Oko
- Dari Konflik Agraria hingga Kerusakan Lingkungan, MSF Kolaka Desak Tata Kelola Nikel yang Berkeadilan
- BREAKING NEWS: Pasar Ranomeeto Ludes Terbakar Malam Ini
- Anggota DPRD Konawe Gugun Gelar Akad Nikah di Madinah, Bersama Epri
- Yuri Kemal Lantik Bupati Ikbar Ketua DPW PBB Sultra, Tegaskan: Ruksamin Putra Terbaik Sultra Layak Masuk Kabinet Prabowo
- DPC JPKP Nasional Konkep Ajukan Surat RDP ke DPRD Terkait Larangan Aktivitas Nelayan Rumpon di Empat Desa
Turut hadir dalam kegiatan ini, jajaran Dinas Kebudayaan dan Parawisata (Disbudpar) Kota Kendari, perwakilan Indonesia Hotel General Associatio (IHGMA), Gabungan Industri Parawisata Indonesia (GIPI).
Selain itu, turut hadir juga perwakilan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (ASITA), Asosiasi Rumah Makan dan Pub (AROKAP).











