Reporter : Mumun
Editor : Kang Upi
WANGGUDU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), terus melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di wilayah itu.
Berdasarkan pantauan tersebut diketahui, hari pertama pelaksanaan UNBK di 20 Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjalan lancar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konut Lapeha mengatakan, hari pertama Senin (22/4/2019) pelaksanaan UNBK untuk 20 sekolah setingkat SMP di tujuh titik belum ada keluhan yang diterima instansinya.
Baca Juga :
- Prof. Takdir Saili Terpilih sebagai Rektor UHO, Wamen Fauzan Tekankan Kampus Harus Berdampak
- SATGAS LAT Minta KAPOLRI Tindak Tegas Dugaan Pertambangan Nikel Nakal di Sultra
- Jalin Kerjasama Publikasi Jangka Panjang, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan Kepada Perwakilan Manajemen Huayou Cobalt dan Apresiasi IPIP Pomalaa sebagai Pusat Hilirisasi Baru di Sultra
- IPIP Paparkan Sederet Program CSR di Pomalaa, Dari Pengendalian Debu Hingga Tanggung 41 Persen Beban Penanganan Sungai Oko-Oko
- Turnamen Futsal SD 84 Kendari Cup 1 Jadi Ajang Pencarian Bakat Atlet Cilik
- Dua Tahun Gubernur ASR Memimpin Sultra, FPKPK Soroti Kinerja Pemerintahan
“Alhamdulillah, hari pertama UNBK ini sejauh ini ada tiga sekolah yang kami pantau semua berjalan lancar. Kami akan terus memantau seluruh sekolah untuk memastikan tidak ada kendala yang dihadapi,” kata Lapeha, Senin (22/4/2019).
Menurut Lapeha, di hari pertama pelaksanaan UNBK dirinya belum menerima laporan keluhan buruknya jaringan internet atau adanya listrik padam.
“Semua baik. Semoga hingga akhir UNBK berjalan lancar dan aman tanpa gangguan apapun, termasuk jaringan dan listrik,” ujarnya.
Pantauan awak mediakendari.com di SMP I Lasolo sebanyak 148 siswa melaksanakan UNBK dengan sistem ship dan 32 siswa SMP Toreo yang dipusatkan di SMP I Lasolo. (A)











