oleh

HPN 2022 di Sultra Jadi Momentum Lepas Liar Satwa Langka

-NEWS-72 dibaca

KENDARI – Perayaan hari pers nasional (HPN) tahun 2022 yang akan dilaksanakan di Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah didepan mata. Segala persiapan terus dilakukan baik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat maupun PWI Sultra, salah satunya adalah agenda melepas liar dua satwa endemik yang sudah langka yaitu Anoa dan Rusa.

Agenda melepas liar satwa langkah khas Sultra tersebut dijadwalkan bakal dilakukan oleh Presiden RI, Joko Widodo di Taman Nasional Rawa Aopa (TNRA) Watumohai, 08 Februari 2022 nanti.

“Institusi kami siap menyukseskan lepasliar anoa dan rusa. Lima ekor rusa disiapkan. Sedangkan satwa anoa perlu penambahan. Dua anoa kami datangkan dari Kolaka dan Breeding Center. Satu pasang. Satu ekor dari Kolaka hari ini (Selasa) sampai. Sedangkan anoa dari Manado Breeding Center masih dalam perjalanan,” ungkap Kepala Balai TNRA Watumohai, Ali Bahri dalam keterangannya Selasa, 25 Januari 2022.

Baca Juga : Pemprov Sultra terus Tingkatkan Kualitas Tenaga Terampil

Ali Bahri menegaskan Balai TNRA Watumohai secara teknis sudah sangat siap untuk agenda lepas liar anoa dan rusa. Lokasi lepasliar berada dalam kawasan penangkaran anoa dan rusa.

“Bagi saya, lepasliar anoa dan rusa oleh Presiden ini momen sangat penting untuk menunjukan kepada publik (masyarakat) bahwa Anoa ini hewan endemik

Sultra. Dan dengan Presiden melepaliar anoa maka poin pentingnya adalah masyarakat memahami bahwa Anoa ini betul-betul dilindungi negara,” kata Ali Bahri.

Ali Bahri mengaku soal kesiapan helipad, bergantung permintaan Paspampres atau TNI AU. Namun sejauh ini, Ali Bahri belum mendapat instruksi membuat helipad. Yang pasti, jika ada permintaan, Ali siap membangun dan lokasinya sangat memungkinkan. “Sebenarnya ada satu helipad dengan kantor pemadam kebakaran,”ungkapnya.

Kepala Balai TNRA Watumohai bersama tim survei panitia daerah HPN 2022 bersama-sama meninjau dan memastikan lokasi lepasliar anoa dan rusa. Beberapa pekerja sedang mengecat jembatan besi yang menjadi akses menuju bangunan utama (semacam tower pemantauan). Di menara itu, beberapa pekerja mengecat bangunan. (Adm).

 

Penulis : Redaksi

Terkini