Reporter : Mumun
Editor : Taya
WANGGUDU – Warga korban banjir bandang di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang ijazahnya hanyut terbawah banjir tidak perlu merasa khawatir. Pasalnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat telah menyiapkan solusi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konut, Lapeha mengatakan, warga korban banjir yang tidak bisa menyelamatkan dokumennya dan telah terbawah arus, seperti ijazah SD, SMP dan SMA dapat diberikan jalan keluar.
“Kita akan rapatkan untuk membicarakan masalah ini, karena ijazah tidak bisa diganti solusinya kita buatkan surat keterangan sebagai pengganti ijazah,” katanya, Jumat (21/6/2019).
Baca Juga :
- MBM Sultra Laporkan Empat Perusahaan Tambang Pasir dan Sirtu Ilegal Unaaha – Uepai, Konawe ke Polda
- Cegah Tawuran, Kapolda Sultra Gelar Program Polisi Peduli Pendidikan di SMAN 4 Kendari
- Kapolda Sultra Pimpin Apel Operasi Patuh Anoa 2026 : Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan
- Putusan Sela PN Unaaha Tolak Eksepsi VDNI dan OSS, Perkara Gugatan Lingkungan Hidup Rp 42,77 Miliar Berlanjut, WALHI Sultra : Siap Hadapi Persidangan Kerugian Ekonomi
- Kapolres Konawe Selatan Ajak Pelajar SMAN 3 Konsel Tingkatkan Disiplin dan Hindari Kenakalan Remaja
- Polsek Benua Respon Cepat, Cek Isu Sabung Ayam, Hasilnya NIHIL dan Ajak Warga Bijak Bermedsos
Saat ini, lanjut Lapeha instansinya sementara melakukan identifikasi di lapangan.
“Kami harapkan warga yang ijazahnya hanyut senantiasa berkoordinasi pada dinas agar persoalan ijazah bisa teratasi. Tapi kalau sampai hari ini belum ada yang melapor. Kalau pun ada kita sudah antisipasi,” ujarnya.(b)











