Reporter : Rahmat R.
Editor : Def
KENDARI – Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sulawesi Tenggara (Sultra) Kusnadi, menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Perencaan Pembangunan regional dua yang meliputi Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papau yang berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Rabu (13/03/2019) lalu.
Dalam melakukan presentasi dihadapan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementrian dalam negeri (Kemendagri) dan Kemenkominfo. Mantan Karo Humas Setda Sultra itu langsung mengkritik Joint Program dan Pembanungan Tower atau Base Transceiver Station (BTS) yang dipaparkan Menteri Kominfo, Rudi Antara, karena apa yang dipresentasikan belum diketahui modelnya seperti apa.
Baca Juga :
- Dinginnya Subuh Keliling di Masjid An Nur, Kapolda dan Wakapolda Sultra : Keamanan Tak Bisa Sendiri, Butuh Warga
- Discover The Wild Season 3 Kembali Digelar, Hadirkan Edukasi dan Pameran Satwa di Hotel Qubah Kendari
- Promo Spektakuler INFORMA Kendari: Hadirkan Nyaman di Setiap Ruang, Ada Rak WALLY Hingga Kursi Ergonomis G NEO MJOLNIR
- Gerak Cepat & Humanis! Kapolres Baubau AKBP Noer Alam Peluk Insan Pers, Selesaikan Perselisihan Oknum dengan Dialog Kekeluargaan
- JANGAN BIARKAN KERJA NYAMAN MENGORBANKAN KESEHATAN!
- PENGEN PUNYA RUANG TAMU NYAMAN & STYLISH?
“Join Program belum terealisasi sampai sekarang. Ini yang kami kritik, sampai saat ini juga tidak kepastian,” ungkapnya saat di ruang kerjanya, Jumat (15/03/2019).
Selain itu, dirinya juga ikut mengkritik kurangnya koordinasi antara pusat dan Pemerintah Provinsi Sultra. Karena selama ini koordinasinya langsung ke kabupaten/kota.
“Kalau ada pembangunan mereka langsung ke kabupaten. Padahal kalau ada koordinasi kami bisa fasilitasi, ini juga yang kami tekankan kepada perwakilan Kemenkominfo,” imbuh Kusnadi. (B)











