Reporter : Rahmat R.
Editor : Def
KENDARI – Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sulawesi Tenggara (Sultra) Kusnadi, menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Perencaan Pembangunan regional dua yang meliputi Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papau yang berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Rabu (13/03/2019) lalu.
Dalam melakukan presentasi dihadapan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementrian dalam negeri (Kemendagri) dan Kemenkominfo. Mantan Karo Humas Setda Sultra itu langsung mengkritik Joint Program dan Pembanungan Tower atau Base Transceiver Station (BTS) yang dipaparkan Menteri Kominfo, Rudi Antara, karena apa yang dipresentasikan belum diketahui modelnya seperti apa.
Baca Juga :
- Kolaka Terima Dua Penghargaan, Mendagri: Kalau Yang Lain Belum Dapat Saya Minta Maaf
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Distribusikan 1000 Paket Sembako Bersubsidi untuk Warga Kendari
- Respons Cepat Pertamina Patra Niaga Regional untuk Kendari, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan ke 9 Kecamatan
- Mentan Amran Sulaiman Apresiasi Gerak Cepat Polda Sultra Tangani Banjir di Kendari
- Bhayangkari Polda Sultra Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Banjir
- Kolaborasi Energi dan Komunitas, Pertamina Sukseskan Sultra Enduro Rally 2026 di Baubau
“Join Program belum terealisasi sampai sekarang. Ini yang kami kritik, sampai saat ini juga tidak kepastian,” ungkapnya saat di ruang kerjanya, Jumat (15/03/2019).
Selain itu, dirinya juga ikut mengkritik kurangnya koordinasi antara pusat dan Pemerintah Provinsi Sultra. Karena selama ini koordinasinya langsung ke kabupaten/kota.
“Kalau ada pembangunan mereka langsung ke kabupaten. Padahal kalau ada koordinasi kami bisa fasilitasi, ini juga yang kami tekankan kepada perwakilan Kemenkominfo,” imbuh Kusnadi. (B)











