Reporter : Mumun
Editor : Kang Upi
WANGGUDU – Panglima TNI Marsekal Hadi Jayadi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyambangi Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu, (22/6/2091).
Panglima TNI, Marsekal Hadi Jayadi mengatakan, meski kedatangan mereka secara personal di Bumi Oheo terkesan terlambat namun secara personil saat banjir melanda Konut personil TNI maupun Polri sudah yang pertama berada dilokasi.
Selain itu, lanjut Hadi Jayadi tujuan lain ke Konawe Utara adalah memastikan bagaimana sistem penanganan warga di tenda pengungsian, apakah sudah memenuhi syarat atau tidak.
“TNI dan Polri siap membantu agar warga bisa nyaman. Bagaimana mengelola air bersih supaya warga enak mengkonsumsinya dan kebutuhan warga terpenuhi termasuk angkutan transportasi untuk mendistribusikan logistik,” kata Panglima TNI, Marsekal Hadi Jayadi.
BACA JUGA :
- Kampung Salo Digerebek! Polda Sultra Sita Senjata, Bong Sabu dan Buku Transaksi – 11 Orang Diciduk
- Kapolres Konsel Tanam Harapan di Laeya: Satu Pohon Kelapa untuk Masa Depan
- Diduga Uang Miliaran Mengendap, AMPUH Sultra Desak Kajati Sugeng Riyanta Ungkap Dugaan Tipikor Proyek BPBD Konawe Utara
- Negara Tak Boleh Kalah Dengan Bandar Narkoba, Kapolri Jenderal Suyudi Perintahkan Seluruh Kapolda Serbu Kampung Narkoba
- AKBP Daeng Riandika : Jangan Diam! Polres Konsel Ajak Warga Lawan Perundungan Anak
- Petahana Arlin Saranani Siap Lanjutkan Pembangunan Desa Lamoen Konsel
Dirinya berharap, bencana dapat selesai secepatnya supaya masyarakat bisa melaksanakan aktivitas seperti biasa dan anak-anak bisa melaksanakan sekolah dan belajar seperti biasanya.
“Saya harapkan kita tetap menjaga lingkungan hidup kita agar tidak terjadi bencana lagi,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Bagi dia, inti dari kunjungan ini bagaimna bisa membantu warga pasca kejadian banjir dan terus bekerjasama dalam pendistribusian logistik, dan pembangunan infrastruktur.
“Kita semua sama sebagai bangsa, satu sakit semuanya sakit. Kejadian ini di Konut tentu Pemerintah Sultra bergerak dan pemerintah pusat juga ikut bergerak memberikan bantuan,” katanya. (A)











