Reporter : Mumun
Editor : Kang Upi
WANGGUDU – Panglima TNI Marsekal Hadi Jayadi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyambangi Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu, (22/6/2091).
Panglima TNI, Marsekal Hadi Jayadi mengatakan, meski kedatangan mereka secara personal di Bumi Oheo terkesan terlambat namun secara personil saat banjir melanda Konut personil TNI maupun Polri sudah yang pertama berada dilokasi.
Selain itu, lanjut Hadi Jayadi tujuan lain ke Konawe Utara adalah memastikan bagaimana sistem penanganan warga di tenda pengungsian, apakah sudah memenuhi syarat atau tidak.
“TNI dan Polri siap membantu agar warga bisa nyaman. Bagaimana mengelola air bersih supaya warga enak mengkonsumsinya dan kebutuhan warga terpenuhi termasuk angkutan transportasi untuk mendistribusikan logistik,” kata Panglima TNI, Marsekal Hadi Jayadi.
BACA JUGA :
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- HMI Untuk Bangsa atau Sekedar Untuk Gerbong?
- Kapolda Sultra Buka Ruang Kritik Pers, Dorong Pemberitaan Akurat untuk Jaga Kamtibmas
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
Dirinya berharap, bencana dapat selesai secepatnya supaya masyarakat bisa melaksanakan aktivitas seperti biasa dan anak-anak bisa melaksanakan sekolah dan belajar seperti biasanya.
“Saya harapkan kita tetap menjaga lingkungan hidup kita agar tidak terjadi bencana lagi,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Bagi dia, inti dari kunjungan ini bagaimna bisa membantu warga pasca kejadian banjir dan terus bekerjasama dalam pendistribusian logistik, dan pembangunan infrastruktur.
“Kita semua sama sebagai bangsa, satu sakit semuanya sakit. Kejadian ini di Konut tentu Pemerintah Sultra bergerak dan pemerintah pusat juga ikut bergerak memberikan bantuan,” katanya. (A)











