Reporter: Rahmat R.
Editor : Kang Upi
KENDARI – Isu mutasi besar-besaran dilikungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara kembali menjadi pembahasan panas. Sejak era kepemimpinan Ali Mazi – Lukman Abunawas (AMAN) isu ini memang kerap muncul.
Munculnya isu ini direspon langsung Gubernur Sultra, Ali Mazi saat memimpin upacara rutin di Kantor Gubernur Sultra, yang diikuti seluruh ASN dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov, Senin (17/06/2019).
Dalam upacara, Ali Mazi mengungkapkan adanya isu mutasi yang kembali menyebar di lingkungan pemerintah Provinsi Sultra beberapa pekan terakhir.
“Mutasi, yang mutasi siapa?. Jadi ini karena ada penyebar isu mutasi itu,” katanya.
Menurut orang nomor satu di Bumi Anoa ini, isu mutasi kerap menjadi penyebab para pejabat lingkup Pemprov Sultra tidak konsen untuk berkerja. “Gara-gara isu mutasi banyak orang ragu untuk kerja,” jelasnya.
Untuk itu, Politisi Nasdem ini menegaskan bahwa dalam waktu dekat ini belum ada mutasi. Namun, lanjutnya, jika ada pejabat yang ingin diganti maka dirinya akan melakukannya.
Baca Juga :
- Kejari Kolut Sidik Dugaan Korupsi Bibit Kakao
- DPP LAT Sultra Gelar Rapat Evaluasi, Lukman Abunawas Arahkan Pengurus Melakukan Secara Rutin dan Menyeluruh
- Jalin Kerjasama Bantuan Hukum, Wali Kota dan Kajari Kendari Sama-Sama Teken MoU
- Penyidik Pidsus Kejari Konawe telah Periksa 18 Saksi Dugaan Korupsi Dana Insentif di Kantor Bapenda
- Mahasiswa KKN Tematik Literasi UHO 2026 gelar Kerja Bakti dan Penataan Ruang di Balai Desa Desa Simbula Kolut
- Suparman Pagala, Kades Lerehoma Terpilih Hasil PAW, akan Disoal karena Rangkap Jabatan Kepala Security di PT TPM
“Belum ada mutasi, tetapi jika minta kita akan ganti. Tergantung otak saya lagi tenang atau tidak tenang,” tegasnya.
Dikesempatan tersebut, Gubernur Sultra dua periode ini juga meminta para pejabat bekerja lebih serius dan profesional sesuai dengan tupoksinya, demi kepentingan membangun Sultra ke arah yang lebih baik lagi.
Ia juga berharap tidak ada lagi oknum yang menyebarkan isu mutasi yang tidak memiliki dasar.
“Soal mutasi itu dari mana informarsinya. Sudahlah kita kerja, kita mau bangun daerah, jangan kita sebar isu yang tidak punya dasar jadi kacau orang bekerja,” tandasnya. (A)











