Reporter : Rahmat R.
Editor : Kang Upik
KENDARI – Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi ditunjuk sebagai tuan rumah peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) pada Oktober 2018 mendatang. Kegiatan ini diperkirakan bakal menghabiskan anggaran sekitar Rp 7,5 miliar.
Pj Sekertaris Daerah (Sekda) Sultra Laode Mustari memimpin langsung rapat persiapan HPS tersebut, Rabu (31/07/2019) di Ruang Rapat Kantor Gubernur Sultra.
Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra, Amal Jaya mengatakan, bahwa pertemuan digelar untuk mempersiapkan banyak hal termasuk finalisasi rincian anggaran yang dibutuhkan untus HPS.
BACA JUGA :
- Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya kepada Penggerak MBG dan Rantai Pasok SPPG Polri
- Presiden Prabowo Resmikan 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri, SPPG Polresta Kendari Ikut Diluncurkan
- Tiga Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Kendari Barat, Polisi Amankan 21,86 Gram Barang Bukti
- Komisi I dan III DPRD Kendari Gelar RDP Bahas Akses Jalan Griya Asri Cendana
- DWP Sekretariat DPRD Kendari Siapkan Kepengurusan Baru, Perkuat Peran Organisasi
- Bupati Konawe Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis: Langkah Nyata Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
“Kita mempersiapkan masing-masing bidang terkait, termasuk anggaran. Berapa anggaran keseluruhan yang dibutuhkan ini yang kita pastikan,” ucapnya usai rapat.
Menurutnya, anggaran yang diusulkan Rp 6,8 miliar namun ada tambahan untuk kalkulasi keseluruhannya Rp 7,5 miliar oleh Pj Sekda Sultra. “Anggaran ini untuk kegiatan yang ditangani Pemprov Sultra. Karena ada juga yang ditangani oleh pemerintah pusat,” terang Amal.
Untuk post anggaran kegiatan tersebut tidak masuk dalam APBD 2019. Sebab awalnya tuan rumah HPS ini adalah Provinsi Bangka Belitung.
“Anggaran kegiatan ini masuk di perubahan, karena tidak dianggarkan dalam APBD 2019. Jujur saja sebelumnya tuan rumah adalah Bangka Belitung tapi karena tidak siap, jadi Sultra ditunjuk. Jadi kita anggarkan di APBD-P 2018 ini,” bebernya.
Kata dia untuk panitia terbilang sudah siap. Sementara proses penganggaran masuk di Dinas Ketahanan Pangan Sultra. “Kalau kita lihat di rapat tadi, Insya Allah kita sudah siap,” tandas Amal Jaya. (A)











