Reporter : Hasrun
Editor : Kang Upi
RUMBIA – Kepolisian Resor (Polres) Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta para personilnya untuk menjaga marwah Polri, dengan tetap menjaga netralitas dalam Pemilu, yang bakal digelar 17 April 2019 mendatang.
Kapolres Bombana, AKBP Andi Andan Syafrudin menegaskan hal tersebut dalam sambutannya, pada pembekalan personil pengamanan TPS Pemilu 2019, di Aula Rekonfu Polres Bombana, Jum’at (12/4/2019).
“Kita harus bisa menjaga Marwah Polri, menjaga nama baik Polri dan menjaga Netralitas Polri,” tegas Adnan.
Untuk itu kata Adnan, sebagai lembaga yang mendapatkan kepercayaan dari negara serta masyarakat untuk mengamankan Pemilu 2019, anggota Polri harus berkomunikasi dengan semua pihak, demi suksesnya Pemilu.
Baca Juga :
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- HMI Untuk Bangsa atau Sekedar Untuk Gerbong?
- Kapolda Sultra Buka Ruang Kritik Pers, Dorong Pemberitaan Akurat untuk Jaga Kamtibmas
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
“Kita harus membangun sinergitas pada pemerintah dan masyarakat dalam menyukseskan Pemilu,” ungkapnya.
Dengan pembekalan ini, Lanjutnya, Ia berharap hal itu dapat menambah spirit dan semangat anggota kepolisian di daerah itu dalam mengamankan proses pemungutan suara di tiap TPS.
Untuk jumlah personil yang bakal diturunkan dalam pengamanan di tiap TPS, yakni sebanyak 189 anggota Polres Bombana.
“Agar semua yang di cita-citakan komponen bangsa, baik Bawaslu, KPU dan Polri dapat tercapai yaitu mensuksekan Pemilu 2019,” pungkasnya. (A)











