Reporter : Hendrik B
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Keluarga Besar Mahasiswa (KBM), Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (2/10/2019).
KBM UHO melakukan aksi solidaritas untuk menuntut agar kasus tewasnya dua mahasiswa UHO, Randi dan Yusuf diusut tuntas.
Dalam aksi demonstrasi itu, mahasiswa juga meminta Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra hadir ditengah – tengah massa aksi untuk berdialog secara langsung.
Beberapa menit kemudian, Kapolda Sultra, Brigjen Pol Drs Merdisyam M.Si menemui massa aksi.
Baca Juga:
- Kapolda Sultra Tekankan Kesiapsiagaan Ditpolairud Hadapi Tantangan Perairan
- Kapal Bermuatan Tiga Penumpang Alami Mati Mesin di Perairan Desa Kokapi, Tim SAR Kendari Dikerahkan
- Pemprov Sultra Siap Setujui RKAB Tambang MBLB, Asalkan Pengusaha Taat Aturan Reklamasi
- Jampidsus, Febrie: Uang Rp476 Miliar di Rumah Sentul Ada Pemilik dan Kegiatannya
- Apresiasi Personel Berprestasi, Kapolda Sultra: Tunjukkan Kompetensi Terbaik untuk Masyarakat
- Kapolda Sultra Tekankan Kesiapsiagaan dan Profesionalisme Personel Saat Pimpin Apel Pengarahan di Mako Satbrimob
Saat dialog berlangsung, mahasiswa menuntut Kasat Intelkam dan Kanit Sosbud Polres Kendari dicopot dari jabatannya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda mengatakan, dirinya akan masukan permintaan sebagai satu catatan, dan akan segera membahas dengan Wakapolda dan pejabat Polda lainnya.
“Saya hari ini baru masuk di Polda Sultra, saya akan masukan sebagai satu catatan, dan segera saya bahas dengan Wakapolda dan pejabat Polda lainnya,” ungkap Merdisyam kepada massa aksi.
Merdisyam juga mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan internal seperti yang saat ini sedang dilakukan.
“Jadi peran masing masing ini tidak lepas dari investigasi tim,” pungkasnya. (B).











