Reporter : Hendrik B
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Keluarga Besar Mahasiswa (KBM), Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (2/10/2019).
KBM UHO melakukan aksi solidaritas untuk menuntut agar kasus tewasnya dua mahasiswa UHO, Randi dan Yusuf diusut tuntas.
Dalam aksi demonstrasi itu, mahasiswa juga meminta Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra hadir ditengah – tengah massa aksi untuk berdialog secara langsung.
Beberapa menit kemudian, Kapolda Sultra, Brigjen Pol Drs Merdisyam M.Si menemui massa aksi.
Baca Juga:
- IPIP Paparkan Sederet Program CSR di Pomalaa, Dari Pengendalian Debu Hingga Tanggung 41 Persen Beban Penanganan Sungai Oko-Oko
- Dari Konflik Agraria hingga Kerusakan Lingkungan, MSF Kolaka Desak Tata Kelola Nikel yang Berkeadilan
- BREAKING NEWS: Pasar Ranomeeto Ludes Terbakar Malam Ini
- Anggota DPRD Konawe Gugun Gelar Akad Nikah di Madinah, Bersama Epri
- Yuri Kemal Lantik Bupati Ikbar Ketua DPW PBB Sultra, Tegaskan: Ruksamin Putra Terbaik Sultra Layak Masuk Kabinet Prabowo
- DPC JPKP Nasional Konkep Ajukan Surat RDP ke DPRD Terkait Larangan Aktivitas Nelayan Rumpon di Empat Desa
Saat dialog berlangsung, mahasiswa menuntut Kasat Intelkam dan Kanit Sosbud Polres Kendari dicopot dari jabatannya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda mengatakan, dirinya akan masukan permintaan sebagai satu catatan, dan akan segera membahas dengan Wakapolda dan pejabat Polda lainnya.
“Saya hari ini baru masuk di Polda Sultra, saya akan masukan sebagai satu catatan, dan segera saya bahas dengan Wakapolda dan pejabat Polda lainnya,” ungkap Merdisyam kepada massa aksi.
Merdisyam juga mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan internal seperti yang saat ini sedang dilakukan.
“Jadi peran masing masing ini tidak lepas dari investigasi tim,” pungkasnya. (B).











