Reporter : Hendrik B
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Keluarga Besar Mahasiswa (KBM), Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (2/10/2019).
KBM UHO melakukan aksi solidaritas untuk menuntut agar kasus tewasnya dua mahasiswa UHO, Randi dan Yusuf diusut tuntas.
Dalam aksi demonstrasi itu, mahasiswa juga meminta Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra hadir ditengah – tengah massa aksi untuk berdialog secara langsung.
Beberapa menit kemudian, Kapolda Sultra, Brigjen Pol Drs Merdisyam M.Si menemui massa aksi.
Baca Juga:
- Tri Saktiawan Nahkodai Perindo Konawe, Target Raih Lima Kursi Legislatif
- Tri Saktiawan Nahkodai Perindo Konawe, Kepengurusan Baru Periode 2024–2029
- Kapolda Sultra Terima Audiensi Bea Cukai, Perkuat Sinergi Berantas Peredaran Rokok Ilegal
- Satgas KSD DPP LAT Layangkan Surat Kedua ke SCM, Perkuat Sinergi Jaga Kedaulatan Sumber Daya
- LSM FKPK dan GERAK Minta Pernyataan Sekretaris LPM soal Kepemilikan Wisata Pantai Toronipa Diuji
- Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe
Saat dialog berlangsung, mahasiswa menuntut Kasat Intelkam dan Kanit Sosbud Polres Kendari dicopot dari jabatannya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda mengatakan, dirinya akan masukan permintaan sebagai satu catatan, dan akan segera membahas dengan Wakapolda dan pejabat Polda lainnya.
“Saya hari ini baru masuk di Polda Sultra, saya akan masukan sebagai satu catatan, dan segera saya bahas dengan Wakapolda dan pejabat Polda lainnya,” ungkap Merdisyam kepada massa aksi.
Merdisyam juga mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan internal seperti yang saat ini sedang dilakukan.
“Jadi peran masing masing ini tidak lepas dari investigasi tim,” pungkasnya. (B).











