Ketua DPP KNPI Minta Kapolri dan Panglima Ambil Langkah Tegas Soal Penembakan Warga Sultra

NEWS379 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua dalam kurung waktu 10 hari, tujuh warga asal Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi korban pembunuhan atas keberingasan mereka.

Warga Kabupaten Konawe, Muna dan Muna Barat yang berprofesi sebagai tukang ojek harus kehilangan nyawa.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Umar Bonte mendesak Panglima TNI dan Kapolri bersikap tegas dengan menangkap anggota KKB yang melakukan tindakan kriminal tersebut.

“Indonesia saat ini sedang tidak baik baik saja, tragedi pembunuhan yang terjadi di Papua sangat memprihatikan dan sangat melukai masyarakat Sulawesi Tenggara. “Korban terus berjatuhan, TNI-POLRI belum mampu menuntaskan permasalahan ini,” tegas Umar Bonte di Kendari, (12/12/22).

Ia meminta panglima TNI dan Kapolri harus segara menuntaskan tindakan separatisme yang terjadi di Papua.

“Saya melihat mereka ini teroris bersenjata yang terorganisir,” katanya.

Umar mengultimatum jika TNI-POLRI tidak mampu memberantas KKB maka pihak DPP KNPI berinisiatif membentuk laskar sipil untuk berperang di Papua.

“Jika TNI-POLRI tak mampu maka saya akan membentuk laskar sipil untuk berperang di papua,” tukas Umar.

Ia juga mengingatkan agar Gubernur Sultra tidak hanya diam melihat masyarakat Sultra terbunuh di Papua.

“Pak Gubernur dikembalikan dulu masyarakat Sultra di Papua. Karena sudah banyak nyawa yang melayang,” tandasnya.

Reporter : Rahmat R.