oleh

Ketum Muhammadiyah : Kita Tingkatkan Peran dan Fungsi Pendidikan di Kepulauan Buton

-NEWS-60 dibaca

BAUBAU – Ketua Umum Pimpinan Pusat (Ketum PP) Muhammadiyah, Prof H Haedar Nashir meresmikan secara langsung gedung Universitas Muhammadiyah (UM) Buton Convention Center di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa 18 Mei 2022.

Haedar mengatakan dengan adanya gedung baru yang memadai itu pihaknya ingin meningkatkan peran dan fungsi pendidikan di Sultra khususnya di Kepulauan Buton melalui pengembangan saran prasarana pendidikan di kawasan daerah Indonesia Timur itu.

“Sultra kan punya potensi maju yang luar biasa. Peningkatan sarana prasarana pendidikan itu sangat penting sehingga anak-anak negeri yang dari berbagai pelosok pun memperoleh kesempatan yang lebih terbuka dengan akses yang mudah dan sekaligus juga ruang sosial budaya yang lebih bagus agar mereka bertumbuh menjadi kader-kader yang cerdas, berakhlak mulia dan mampu menjadi warga bangsa yang unggul,” ungkap Prof Haedar usai peresmian yang juga sekaligus menyaksikan pelantikan dua rektor baru di Sultra oleh Prof Lincolin Arsyad selaku Majelis Dikti Litbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Baca Juga : Pangdam XIV Hasanuddin Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Kunker Wapres di Sultra

Ia mengakui digencarkannya peningkatan sarana prasarana pendidikan dikarenakan posisi daya saing secara nasional, Indonesia masih berada diperingkat enam untuk skala ASEAN. Begitu pula masih berada dinomor tujuh dibawah ASEAN dalam salah satu indikator pendidikan human development index .

Menurutnya, hal itu bukan dikarena bangsa Indonesia tindak memiliki SDM yang bagus, tetapi pranata pendidikan yang belum terintegrasi antara pemerintah dan swasta. Selain itu, ia menilai belum adanya kebijakan yang berkesinambungan dan lebih jauh yang progresif untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak negeri.

“Muhammadiyah yang punya akar pada masyarakat itu terus membangun lembaga pendidikannya agar hadir proaktif menjemput bola sehingga kita lakukan bahkan di kawasan-kawasan terjauh sekalipun. Lembaga pendidikan kita bisa maju salah satunya adalah kita bersatu tanpa memandang perbedaan politik, ras, dan golongan jangan sampai malah dikapitalisasi termasuk lewat media sosial,” tuturnya.

Dalam kegiatan itu juga dirangkaikan dengan peluncuran sistem informasi akademik (siska) yang dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Dra.Siti Noordjannah Djohantini, Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, Wakil Bupati Buton, Iis Elyanti, unsur Forkompimda Baubau, serta tetamu undangan, juga menyuguhkan tarian daerah perpaduan sejumlah suku di Sultra dan pertunjukan beladiri tapak suci.

Baca Juga : Kominfo Sultra Gelar Workshop Pengelolaan Data Statistik Sektoral 

Sementara itu, Plt Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse menambahkan sejak Almarhum Wali Kota sebelumnya, AS Tamrin pihaknya telah mendesain kawasan kampus baru itu sebagai area pendidikan.

Ia menjelaskan tahun ini juga pihaknya berencana melakukan pengaspalan jalan karena akses jalannya masih terbilang darurat.

“Kami sebagai pelanjutnya tetap menjaga komitmen untuk mewujudkan ditahun ini. Untuk mendukung pengembangan UM Buton, kami dari  pemerintah kota juga telah membangun insfrastruktur pendukungnya misalnya jalan lingkar yang berada dibelakang kampus itu sebagai upaya agar pusat pertumbuhan-pertumbuhan baru dikawasan tersebut tercipta,” imbuhnya.

Politisi PDIP itu berharap bersama seluruh perguruan tinggi pihaknya dapat menyelesaikan persoalan sosial masyarakat seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial budaya secara bersama-sama.

Penulis : Ardilan

Facebook : Mediakendari

Terkini