Reporter : Hasrun
Editor : Def
KASIPUTE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar bimbingan teknis (bimtek) tata cara penetapan calon terpilih dalam pemilihan umum (Pemilu) 2019, Sabtu (16/3/2019) yang diikuti sejumlah pengurus partai politik (parpol) peserta pemilu.
Baca Juga :
- Dua Tahun Gubernur ASR Memimpin Sultra, FPKPK Soroti Kinerja Pemerintahan
- LIRA Desak Kejati Telusuri Dugaan Dana Pilkada Gubernur Sultra ASR dari PT TMS, Soroti Denda Rp2,09 Triliun
- Kejati Sultra Soroti Tambang Pulau Pulau, Sugeng: Kita Cek dan Verifikasi
- HPN, Eks Ketua GMNI Kendari: Pers Penyangga Demokrasi dan Mitra Strategis
- Solid Tanpa Celah, Golkar Bombana Percaya Heryanto Pimpin Periode Berikutnya
- PADI Sultra Resmi Kantongi SKT Kesbangpol, Langkah Awal Menuju Peserta Pemilu 2029
Ketua KPU Bombana, Aminuddin menuturkan, pelaksanaan kegiatan tersebut untuk mensosialisasikan aturan-aturan KPU tahun 2019.
“Diantaranya PKPU 3, perhitungan dan pemungutan suara (Tungsurah) dan PKPU 4 tentang Rekap,”paparnya kepada Mediakendari.com.
Namun katanya, dalam Bimtek Parpol tersebut, lebih fokus pada PKPU 5 tentang penetapan calon Legislatif yang terpilih. Hal itu dilakukan untuk menginformasikan terkait bagaimana merekap dan menetapkan calon terpilih.
“Misalnya bagaimana perolehan suaranya sama, maka dilihat dari sebaran yang lebih besar, dan yang lebih besar itu yang terpilih,” jelas Aminuddin.
Baca Juga :
- LIRA Desak Kejati Telusuri Dugaan Dana Pilkada Gubernur Sultra ASR dari PT TMS, Soroti Denda Rp2,09 Triliun
- GEMARI-SULTRA Desak Polda Periksa Dirut CV Bombana Maju Makmur, Soroti Aktivitas Tambang dan RKAB
- Mahasiswa KKA UM Kendari Buat Peta Administrasi Desa Anugerah
- GERAK SULTRA Apresiasi Rencana Kejati Sultra Cek dan Verifikasi Tambang Nikel di Pulau-Pulau, Termasuk Pasca Tambang Milik Istri Gubernur Sultra ASR Juga
- Kapal Angkut Bahan Kimia Terbakar di Laut Bombana, 2 Orang Tewas dan Sejumlah Korban Keracunan
- Siswa Kelas XII SMAN 15 Bombana Jalani Ujian Praktik dan Teori PAJ
Selain itu, katanya, perolehan suara Partai sangat penting diketahui oleh para Calon Lagislatif (Caleg) Pemilu 2019. Apalagi lanjutnya, ketika suara yang diraih Parpol itu melebihi satu kursi.
“Misalnya, ada Partai dapat jatah kursi tapi melebihi calon, maka diambil dari partai yang sama, dari dapil yang berdekatan secara geografis, jadi bisa lintas dapil,”pungkasnya. (A)











