Reporter : Erlin
Editor : Kang Upi
PALANGGA SELATAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus memantapkan persiapan pelaksanaan Pemilu 2019. Hal ini salah satunya dilakukan dengan menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara, Kamis (28/3/2019).
Dalam simulasi yang digelar di Desa Parasi Kecamatan Palangga Selatan (Palsel), melibatkan 100 orang, dalam berbagi peran seperti sebagai pemilih, petugas dan pengawas.
Komisioner KPU Divisi Teknis Asriani menuturkan, simulasi ini dilakukan sebagai upaya untuk mematangkan petugas dalam melaksanakan rekapitulasi nantinya.
“Tujuannya untuk mengukur kualitas penyelenggara usai menjalani bimbingan teknis (bimtek) pemungutan dan penghitungan suara ,” kata Asriani.
Baca Juga :
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tindaklanjuti Informasi Penyaluran LPG 3 Kg di Konawe Selatan
- PT Pandu Torobulu Disebut Nihil Produksi, Hanya Melakukan Pengupasan OB
- RKAB Tak Terbit, Rakyat Menjerit! Ekonomi Masyarakat Torobulu Terancam Lumpuh
- Tampil Maksimal, SMAN 8 Konsel Optimis Juara Harapan Satu
- Tuduhan PT Merbaujaya Indahraya, Tak Terbukti, Armin Amin Divonis Bebas PN Andoolo
- Marak Pelanggaran, Koalisi LIRA – Ampuh Desak Pembekuan Perizinan PT. WIN di Konawe Selatan.
Dengan simulasi ini, kata Asriani, pihaknya menghitung rata rata berapa waktu pemilih yang dihabiskan dalam melakukan pencoblosan, dan kemudian kemungkinan yang dapat menjadi kendala pada hari H nantinya.
“Tiap pemilih, kita hitung berapa rata-rata waktu yang dihabiskan pemilih dalam bilik saat melakukan pencoblosan, baik itu pemilih wanita hamil, distabilitas dan lain lain,” tambahnya.
Untuk 100 orang pemilih yang dilibatkan, diambil sebagai sampel dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) 90 Orang, Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) 5 Orang, dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) 5 Orang.
“Jadi dari 100 Orang sudah dibagi 90 masuk kategori DPT, kemudian DPTb 5 Orang ,dan DPK 5 orang,” Tutupnya. (A)











