oleh

Kronologi Bocah Berusia 2 Tahun di Kendari Terbawa Arus Hingga Hilang

-NEWS-274 dibaca

 

Reporter: Muh. Ardiansyah Rahman

KENDARI – Bocah berusia 2 tahun lebih yang dikabarkan hilang usai terseret arus irigasi, hingga Kamis malam, 22 April 2021 belum ditemukan.

Berdasarkan keterangan ayah korban kepada polisi, kejadian bermula saat sangat ayah bersama bersama kedua anaknya, korban dan kakak korban berusia 9 tahun menuju ke Bandara Halu Oleo untuk menjemput keluarganya menggunakan sepeda motor.

Ketgam: Saat orang tua korban menunjukan tempat terbawah arus melali saluran irigasi. Foto: MEDIAKENDARI.com/Muh. Ardiansyah Rahman.

Di perjalanan tiba-tiba hujan deras, sehingga sekitar pukul 13.00 Wita, ayah dan kedua putranya berteduh di depan warung di Jalan Bolevard, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

“Di bolevar itu hujan deras, kemudian singgahlah parkir motornya. Pada saat itu beliau belum selesai parkir motornya, anak pertamanya ini mengendong korban. Saat kakaknya yang mau melompat ke parit, tapi tidak sampai, akhirnya berdua masuk got itu,” terang Kapolsek Baruga, AKP I Gusti Komang Sulastra saat dihubungi pada Kamis, 22 April 2021.

BACA JUGA: Bocah 2 Tahun Hilang Terseret Arus Saluran Irigasi di Kendari

Melihat hal tersebut, ayah korban berusaha menyelamatkan kedua anaknya yang jatuh ke got. Namun, yang dapat diselamatkan anaknya yang berusia 9 tahun, sedangkan anak yang kecil tersebut terbawa arus.

“Di situlah kedua anak terseret arus, si kecil itu sempat ditolong sama bapaknya, sudah sempat terpegang yang kecil tapi karena arusnya sangat kencang, terlepas kembali,” jelasnya.

Ketgam: Saat Basarnas Kendari yang dibantu oleh masyarakat sekitar untuk melihat arus yang membawah bocah yang berusia 2 tahun lebih. Foto: MEDIAKENDARI.com/Muh. Ardiansyah Rahman.

Kemudian ayah korban meminta pertolongan kepada masyarakat dan langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek terdekat. Pihak Polsek Baruga menghubungi pihak Basarnas Kota Kendari untuk bersama-sama mendatangi dan dilakukan pencarian.

“Kakaknya itu ikut terseret arus bersama adiknya, sampai terbawa di kali, anaknya yang besar selamat, dan anak kecil yang berusia 2,5 tahun belum didapat. Untuk sementara tim SAR berhenti melakukan pencarian karena sudah malam,” lanjutnya.

Sementara itu melalui keterangan Humas Basarnas, Wahyudin mengatakan memasuki pukul 17.20 wita pencarian yang dilakukan terhadap satu orang anak yang hanyut disaluran irigasi sekitar Bundaran Adi Bahasa dengan hasil nihil. (B)

Terkini