Redaksi
KENDARI – Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa menekankan para lurah se- Kabupaten Konawe agar lebih memperhatikan penggunaan dan mengelola dana kelurahan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian.
Hal itu dipaparkan Kery dalam Sosialisasi Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran serta Optimalisasi Penggunaan DAU Tambahan Dana Kelurahan 2020 di Aula Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Konawe, Kamis (28/11/2019).
Baca Juga :
- BULOG Cetak Rekor Sejarah, Pengadaan Beras Tembus 4 Juta Ton
- KSPM FEB UHO Gelar Webinar Nasional, Membongkar Mitos ‘Cepat Kaya’ dan Keamanan Berinvestasi di Pasar Modal Indonesia
- GERAK Sultra Bongkar Rp 9 T, Gubernur LIRA Lanjut Desak KPK Usut Dugaan Pencucian Uang Gubernur ASR
- Bobrok PT TMS Terus Terbongkar! Jual 14,4 Juta Ton Nikel di Kawasan Hutan, GERAK Sultra, Temuan BPK RI : Kerugian Negara Rp 9 T, Denda Rp 2,09 T Nunggak Rp 1,5 T
- Meriahkan Maulid dan HUT Kota Baubau ke-25, KKW-H Gelar Lomba Sholawat 24 Majelis Taklim
- Polri Tinggalkan Tagline “Presisi” dan Kini Usung “Polisi Bersama Masyarakat”

Bupati Konawe dua periode ini juga menegaskan, agar para lurah yang hadir di sosalisasi tersebut untuk tidak membuat kegiatan fiktif, agar tidak menjadi masalah dikemudian hari.
“Lurah harus melibatkan sumber daya manusia yang ada di kelurahannya, agar tidak bekerja sendirian. Sebelum gunakan anggaran lurah juga harus bermusyawarah dengan aparat kelurahan juga tokoh masyarakat,” tegas Kery.
Sementara itu, Kabag Keuangan Setda Konawe Sriany menjelaskan, untuk pelaksanaan rencana kerja dan anggaran kelurahan tahun 2020 harus seuai dengan Permendagri nomor 130 tahun 2018.
“Aturan ini mengatur tentang, kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan dan pemberdayaan masyarakat di kelurahan tahun anggaran 2019,” kata Sriany.

Sriany berharap, seluruh lurah di Konawe bekerja sesuai mekanisme yang ada dan pertanggungjawabanya tepat waktu, serta jika menemukan kendala bisa datang ke klinik konsultasi dana kelurahan Setda Konawe.
“Dalam hal perencanaan, ketatausahaan dan pertanggungjawaban, harapannya dengan adanya klinik konsultasi tersebut bisa memberikan pemahamaan kepada para lurah,” kata Sriany.











