Redaksi
KENDARI – Salah seorang mahasiswa peserta aksi demonstrasi Tolak RUU di Kantor DPRD Sultra dikabarkan tewas saat mengikuti aksi bersama ribuan rekannya dari sejumlah universitas di Kota Kendari, Kamis (26/4/2019).
Video dan foto tewanya mahasiswa tersebut menyebar via media sosial dan menggegerkan publik di Kota Kendari, serta mendapatkan komentar keprihatinan dari para pengguna media sosial.
Dari penelusuran MEDIAKENDARI.COM, mahasiswa yang tewas tersebut bernama Randi, asal Fakultas Perikanan UHO yang masih menempuh pendidikan di semester 7. Ia tewas di Rumah Sakit Korem saat tengah dalam pertolongan medis.
Baca Juga:
- PT LAW Jadi Contoh Buruk Pemberdayaan, Cegah Konflik Antar Pengusaha Lokal
- Ampuh Sultra Harapkan Pemilik IUP Tak Salah Gunakan Kepmen ESDM 365 untuk Monopoli Jasa Pertambangan
- BULOG Cetak Rekor Sejarah, Pengadaan Beras Tembus 4 Juta Ton
- KSPM FEB UHO Gelar Webinar Nasional, Membongkar Mitos ‘Cepat Kaya’ dan Keamanan Berinvestasi di Pasar Modal Indonesia
- GERAK Sultra Bongkar Rp 9 T, Gubernur LIRA Lanjut Desak KPK Usut Dugaan Pencucian Uang Gubernur ASR
- Bobrok PT TMS Terus Terbongkar! Jual 14,4 Juta Ton Nikel di Kawasan Hutan, GERAK Sultra, Temuan BPK RI : Kerugian Negara Rp 9 T, Denda Rp 2,09 T Nunggak Rp 1,5 T
Randi merupakan mahasiswa asal Desa Lakarinta, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna. Ia dilarikan ke ke Rumah Sakit Korem pada pukul 15.30 Wita atas luka yang dideritanya, dan dinyatakan meninggal pada pukul 15.45 Wita.
“Dia hanya menjalani perawatab 15 menit, lalu dinyatakan meninggal oleh dokter,” ujar Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra, Mastri Susilo dilansir dari tenggaranews.com, Kamis (26/4/2019).
Hingga berita ini diturunkan MEDIAKENDARI.COM masih berusaha mengklarifikasi atas kebenaran informasi dan penyebab tewasnya mahasiswa UHO tersebut, ke sejumlah pihak.











