Reporter: Ruslan
Editor : Kang Upi
KENDARI – Pemerintah kota (Pemkot) Kendari berencana menggenjot transaksi parkir elektronik (E-parkir) di Kota Kendari, dengan menerapkan model parkir elektronik di beberapa spot.
Namun dalam penerapan model parkir ini, Pemkot Kendari masih terkendala akses jaringan telekomunikasi, sebagai sarana utama parkir elektronik atau E-parkir.
Terkait hal ini, Walikota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, pihaknya banyak menemui kendala dalam masalah jaringan. Untuk itu, pihaknya bakal duduk bersama dengan Telkom untuk membahas penanganan persoalan ini.
“E-parkir ini membantu masyarakat dan juga petugas parkir untuk memudahkan pelayanan. Jadi kita segera menangani hal tersebut dengan pihak Telkom,” ungkapnya di Kantor Walikota Kendari, Senin (8/5/2019).
Sulkarnain mengaku masih terdapat sejumlah spot yang belum memiliki jaringan, khususnya di tempat yang berpotensi untuk penerapan E-Parkir seperti di Kebun Raya, Abeli Dalam, dan Nambo.
Baca Juga :
- Suparman Pagala, Kades Lerehoma Terpilih Hasil PAW, akan Disoal karena Rangkap Jabatan Kepala Security di PT TPM
- Kejari Konawe Gelar Penilaian Barang Rampasan Ore Nikel Hasil Tambang Ilegal di Konut
- Kapolda Sultra Ajak Wujudkan Lingkungan Aman dan Ramah Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026
- Konsorsium Driver Sultra Surati Gubernur, Ini Materi Pengaduannya
- Konsorsium Aktivis di Konawe sebut KPK RI tidak Punya Taring Usut 8 Proyek Diduga Mengalami Kerugian Negara Pantastis?
- Buka Turnamen Kapolda Sultra Cup Basketball Competition 2026, Himawan Bayu Aji : Wadah Lahirkan Bibit Atlet Berprestasi
“Aplikasi e-parkir, baru digunakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari. Hanya saja aplikasi yang mengandalkan jaringan internet itu penerapannya belum maksimal,” ujarnya.
Dengan gagasan tersebut, Pemkot Kendari segera berkoordinasi dengan Telkom atau provider telekomunikasi untuk menangani masalah tersebut.
“Jadi inikan yang sedang kita upayakan berkolaborasi dengan Telkom secepatnya,” pungkasnya. (A)











