Reporter : Hendrik B
Editor : Taya
KENDARI – Mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan dengan posisi terapung di atas permukaan air laut di pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Sodoha, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari pada Rabu (10/04/2019).
Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP) Kendari, AKP. Reda Irfanda membenarkan penemuan mayat tersebut. Kata Reda, mayat itu pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang bekerja sebagai pemungut sampah sekira pukul 07.50 Wita.
“Saat itu, warga sekitar langsung melaporkan penemuan mayat tersebut kepada Polisi. Kita tiba di tempat kejadian dan langsung mengevakuasi korban di darat,” ucap Reda kepada mediakendari.com saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (10/04/2019).
Setelah itu, lanjut Reda, pihaknya mencari tahu identitas korban dan menemukannya. Korban bernama Amir alias Pace (45), warga Benu-Benua, Kecamatan Kendari Barat, Suku Tolaki, pekerjaan sebagai Anak Buah Kapal (ABK) Kapal atau Nelayan.
“Kami langsung membawa korban ke Rumas Sakit Bhayangkara dan menghubungi keluarga korban. Kita juga menunggu orang tua korban dari Konawe,” jelasnya.
Dikatakannya, berdasarkan hasil visum, korban tidak mengalami tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuhnya. Korban diduga meninggal karena tenggelam.
Baca Juga :
- Jalin Kerjasama Publikasi Jangka Panjang, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan Kepada Perwakilan Manajemen Huayou Cobalt dan Apresiasi IPIP Pomalaa sebagai Pusat Hilirisasi Baru di Sultra
- Jumat Berkah Bapenda Sultra, Bayar PKB di Samsat Drive Thru Dapat Paket Makanan Gratis
- DPC JPKP Nasional Konkep Ajukan Surat RDP ke DPRD Terkait Larangan Aktivitas Nelayan Rumpon di Empat Desa
- LIRA Sultra Desak Kejati Periksa Gubernur ASR Terkait Dugaan Aliran Dana Pilkada dari PT TMS
- Tambang Nikel PT Kasmar Tiar Raya Telan Korban, M Nawir Dianiaya hingga Kritis di RS Jafar Harun
- Diduga Sedang Liputan Pembayaran Lahan, Kades Herman Rangkap Jadi Humas PT Kasmar Tiar Raya di Kolut Aniaya M Nawir Hingga Kritis
“Namun, kita masih melakukan proses penyelidikan untuk mengetahui apa penyebab kematian korban,” tutupnya. (A)











