Reporter: Kardin
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Massifnya aksi demonstrasi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menjelang Hari Pangan Sedunia (HPS) membuat sebagian kalangan masyarakat khawatir terkait keamanan para tamu Internasional.
Menanggapi itu, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengimbau penyaluran aspirasi tidak sampai anarkis hingga merugikan kegiatan HPS.
“Kita kan tidak mungkin menghalangi aspirasi masyarakat. Tapi harus dengan cara-cara yang menghindari anarkis,” jelas Sulkarnain di DPRD Kendari, Selasa (29/10/2019).
BACA JUGA:
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- Kapolda Sultra Buka Ruang Kritik Pers, Dorong Pemberitaan Akurat untuk Jaga Kamtibmas
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
Terlebih kata Sulkarnain, dalam kegiatan HPS di tanggal 2 November 2019 banyak tamu dari luar negeri.
“Saya pikir sikap yang paling bijak itu, kita menghargai tamu. Dan itu adalah tamu kita semua,” paparnya.
Sulkarnain juga menambahkan, saat ini telah banyak kontingen luar negeri yang mulai berdatangan di Kota Kendari untuk berpartisipasi dalam kegiatan internasional tersebut.
“Jadi sudah banyak kontingen yang datang dengan segala macam perlengkapannya,” pungkasnya. (B)









