Reporter : Safrudin Darma
Editor : Kang Upi
BURANGA – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) III Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Buton Utara menuai protes dari para pengurus.
Pasalnya, agenda Musda yang sedianya digelar sejak Rabu (17/7/2019) pagi, di Hotel Sarae’a Kecamatan Kulisusu, namun malah molor tanpa kepastian, kapan Musda akan dilaksanakan.
Terkait kondisi ini, salah seorang pengurus KNPI Butur, Asami sempat melancarkan aksi protes kepada Panitia Musda, karena tidak adanya kepastian batas waktu penundaan.
BACA JUGA :
- Kapolda Sultra Tekankan Kesiapsiagaan Ditpolairud Hadapi Tantangan Perairan
- Kapal Bermuatan Tiga Penumpang Alami Mati Mesin di Perairan Desa Kokapi, Tim SAR Kendari Dikerahkan
- Pemprov Sultra Siap Setujui RKAB Tambang MBLB, Asalkan Pengusaha Taat Aturan Reklamasi
- Jampidsus, Febrie: Uang Rp476 Miliar di Rumah Sentul Ada Pemilik dan Kegiatannya
- Apresiasi Personel Berprestasi, Kapolda Sultra: Tunjukkan Kompetensi Terbaik untuk Masyarakat
“Musda ini adalah Musda terlama waktu molornya. Bagaimana tidak, pembukaan dari pukul 10.00 Wita sampai sekarang belum juga dilaksanakan,” kata Asami kepada Medikendari.com.
Atas penundaan pelaksanaan ini, kata Asami, pihaknya menduga pelaksanaan Musda III KNPI Kabupaten Butur belum memiliki legitimasi dari DPD KNPI Provinsi Sultra.
“Kalau tidak ada itu semua, berarti ilegal dan atau cacat presedur. Artinya, Musda KNPI III Kabupaten Butur ini tidak ada. Ini kan aneh, pembukaan dari pagi sampai sekarang ini kok belum dilaksanakan juga,” tambah Asami.
Atas kondisi tersebut, ia juga meminta panitia agar segera melaksanakan Musda jika telah ada rekomendasi dari DPD KNPI Provinsi Sultra. Sebaliknya, sekira tidak ada, dirinya mengajak semua pihak duduk bersama.
“Kita ini ingin para pemuda kita bersatu teguh, agar apa yang kita inginkan bersama dapat tercapai dengan maksimal sesuai dengan apa yang kita rencanakan,” tutupnya. (B)











