Reporter : Mumun
Editor : Kang Upi
WANGGUDU – Belum bisa diaksesnya jalur transportasi darat, membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggunakan jalur laut untuk menyuplai gas elpiji 3 Kg di Kecamatan Landawe dan Wiwirano, Senin (17/6/2019).
Kepala Dinas Perindag Konut Muhardi Mustafa mengatakan, sekitar 500 gas elpiji 3 Kg akan disuplai ke Kecamatan Landawe dan Langgikima menggunakan jalur laut.
“Operasi pasar kita upayakan Kecamatan Wiwirano dan Landawe, itu melalui jalur laut. Total yang akan suplai untuk dua kecamatan ini 500 tabung gas 3 Kg,” katanya, usai mengikuti rapat di Kantor Bupati, Senin (17/6/2019).
Sementara untuk Kecamatan Oheo, lanjut Mantan Kadistamben Konut ini, akan dilakukan penyuplaian jika jembatan Asera telah bisa dilalui hari ini. Mengingat akses yang bisa digunakan hanya melalui jalur darat.
Baca Juga :
- Miris!! Bertahun Tahun Tarik PAD di Pantai Wisata Toronipa, Pemda Konawe hanya Miliki Aset 1 Unit MCK
- 11 TAHUN TAK DIBAYAR! KUASA HUKUM KELUARGA LAMOKUNI TUNTUT PERUSAHAAN KEMBALIKAN LAHAN PLASMA 35%
- Plt Lurah Toronipa Sebut Ada “Pungli” di Pos PAD Pariwisata Konawe, Hasilkan Rp 4 Hingga 5 Juta oleh Warga pada Malam Hari
- Plt Lurah Toronipa Indawati Ganti Tiga Aparat RT/RW dapat Dukungan dari Bupati Yusran
- TEGAS! Pimpinan BULOG Unaaha Hendra Dionisius: Beras Banpang Tidak Layak Kami Ganti 2×24 Jam
- Tuduhan PT Merbaujaya Indahraya, Tak Terbukti, Armin Amin Divonis Bebas PN Andoolo
“Kalau jembatan ini sudah bagus sebentar langsung kita minta satu mobil gas untuk menyuplai. Untuk Wiwirano dan Landawe itu harganya per tabung Rp.22.500,” ujarnya.
Menurut Muhardi, empat kecamatan yang terisolir antara lain Oheo, Landawe, Wiwirano dan Langgikima selama banjir Konawe Utara, selain gas elpiji, kebutuhan beras juga menjadi keluhan.
Untuk itu, pihaknya telah mengantisipasi persoalan kelangkaan beras dengan mengirimkan beras ke empat kecamatan tersebut, untuk Kecamatan Langgikima telah dikirim beras sebanyak 5 ton dan Landawe, Wiwirano juga telah dikirim sebanyak 15 ton.
“Untuk tabung gas bagi yang terkena banjir itu gratis. Dan beras yang kita kirim ini semua gratis buat masyarakat,” tutupnya. (A)











