Reporter: Kardin
Editor : Kang Upi
KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari tengah fokus menjalankan visi kota layak huni dengan melakukan berbagai perbaikan pelayanan, infrastruktur serta sarana publik.
Terkait hal itu, Ketua Komisi I DPRD Kendari, Rizki Brilian Pagala menjelaskan, sebagai kota berkembang, visi kota layak huni yang tengah digencarkan Pemkot saat ini sangatlah penting.
Kota layak huni sendiri kata Rizki, telah dijalankan di beberapa negara lain yang bertujuan agar peradaban dibangun atas kebutuhan manusianya.
“Itu dibangun supaya masyarakat merasa lebih hidup dalam melakukan segala aktifitasnya. Seperti di Singapura misalnya, atau di Bandung kalau di Indonesia,” paparnya, Kamis (21/11/2019).
Baca Juga :
- Kepemimpinan Gubernur ASR Pimpin Sultra Amburadul? Pengamat Minta APH Masuk di Pokja 16 Biro Pengadaan Sultra. Ada Luka di Hati Kontraktor : Proses Lelang Alangga – Motaha
- Korban Tembus Malaysia! Tersangka Penyalahgunaan Kartu Shopee dari Koltim Resmi P-21, Ditreskrimsus Polda Sultra Serahkan ke Jaksa
- Wakapolda Sultra Kumpul Bersama Masyarakat, Perkuat Sinergi dan Serap Aspirasi Lewat Dialog Terbuka
- Direktur MEK TV Beri Penghargaan ke Kasi Intel Kejati Sultra Dr. Abdul Bahtiar, Bongkar Tuntas KDRT di ‘Jaksa Menjawab
- Turun ke Warkop, Kapolres Konawe Selatan Ajak Warga Jaga Kampung : Kamtibmas Tanggung Jawab Bersama
- Santai Tapi Tegas! Wakapolda Sultra Ngopi Bareng Ketua Kopdar Rusmin dan Tokoh Sultra Bisman Saranani, Bahas Kantibmas, Narkoba, Miras Hingga Judol
Kenyamanan manusia dalam kota layak huni dapat dirasakan dengan pelayanan pemerintahan yang baik atau kebijakan lainnya yang berdampak pada kenyamanan masyarakatnya.
“Jadi bukan soal padatnya kendaraan. Pemerintah saat ini juga sedang fokus terhadap ruang publik, bukan hanya infrastruktur saja,” jelasnya.
Ruang publik sendiri katanya, kini telah digenjot pembangunannya untuk kebutuhan masyarakat dan bersosialisasi dan relaksasi usai menjalankan segala kepadatan aktifitasnya.
“Ruang publik itu juga lebih dapat memasyarakatkan warga. Di situ orang bisa saling mengenal satu sama lain. Bisa menyegarkan kembali pikiran dari segala keruwetan aktifitasnya,” ujarnya.
Olehnya itu terangnya, visi kota layak huni haruslah didukung seluruh lapisan masyarakat agar berdampak baik kedepan. “Saat ini pemerintah sedang membangun dasarnya. Ke depan kita semua sudah bisa rasakan hasilnya,” pungkas Rizki. /A











