Reporter: Muh. Ardiansyah R
Editor: Taya
KENDARI – Pascabentrok tercatat 25 rumah di Desa Wadiabero, Kecamatan Gu, Buton Tengah yang dibakar sejumlah pemuda.
Menanggapi hal itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi menyesalkan bentrok yang terjadi antar pemuda yang mengakibatkan kerugian kepada sejumlah warga di Desa Wadiabero.
“Pasca kejadian itu Polda Sultra langsung berada di tengah – tengah masyarakat, dan melaporkan bahwa tidak ada pertikaian lagi dan hari ini sudah mulai berangsur – angsur dan mudah – mudahan sudah dalam setuasi terkendali,” ucapnya kepada MEDIAKENDARI.com, Jumat (29/11/2019).
Baca Juga :
- Wakapolri Kunjungan Kerja di Sultra, Perkuat Sinergi Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
- Prof. Takdir Saili Terpilih sebagai Rektor UHO, Wamen Fauzan Tekankan Kampus Harus Berdampak
- Sejarah Baru Biliar Sultra! 48 Wonder Ladies Duel di Kraken Billiard, Ketua POBSI Kendari Ardiansyah Pratama Putra Siapkan Hadiah Rp 6,7 Juta + Trophy
- Kapolres Baubau AKBP Noer Alam Gandeng Wartawan Dialog Terbuka: Minta Maaf, Amankan Oknum ke Polda Sultra & Jamin Keselamatan Pers
- Gerak Cepat & Humanis! Kapolres Baubau AKBP Noer Alam Peluk Insan Pers, Selesaikan Perselisihan Oknum dengan Dialog Kekeluargaan
- WABAH SERAKAH DAN KEJAHATAN PASCA TAMBANG: POTRET WAWONII YANG DITINGGALKAN, Oleh: Sahidin, SE
Sementara untuk ganti rugi 25 rumah yang terbakar, lanjut Ali Mazi pihaknya baru akan membahas bersama pihak terkait. Saat ini sudah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sultra untuk menghitung kerugian yang dialami warga.
“Nanti setelah penyerahan DIPA hari ini, baru saya akan membahas bersama pihak terkait untuk mencari solusi 25 rumah yang terbakar. Apakah kita berikan bantuan atau bagaimana, nanti setelah penyerahan DIPA. Kemarin saya sudah panggil Dinas Perumahan dan setelah dihitung kerugiannya sekitar Rp 2–3 miliar,” ungkapnya.
Politisi Partai Nasional Demokrat ini mengimbau agar masyarakat tidak mengulangi kejadian yang dapat merugikan orang lain.
“Marilah kita ciptakan harmonisasi, kedamaian dan persatuan kita. Sehingga dalam menjalankan roda pemerintah, dalam keadaan aman,” katany usai menghadiri pelantikan pengurus KONI. (A)











