Reporter: Rahmat. R
Editor: Taya
JAKARTA – Dari 20 Kepala Daerah di Indonesia, Bupati Muna Barat, LM Rajiun Tumada menjadi salah seorang kepala daerah yang mendapat penghargaan Dwipa Praja Nugraha dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan saat HUT PGRI ke-74 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Jawa Barat, Sabtu (30/11/2019). Anugrah ini berdasarkan hasil verifikasi dan penilaian PB PGRI dan usulan PGRI Sultra dan Muna Barat.
“Pemberian penghargaan ini adalah penghargaan negara terhadap daerah karena perhatian kepada guru,” kata Rajiun usai acara kepada jurnalis MEDIAKENDARI.com.
Baca Juga :
- Pengacara Andre Dermawan Soroti Klarifikasi Kadis Kominfo Sultra soal PT TMS: Seperti Humas Perusahaan
- Kasi Pidum Kejari Konawe Ajak Tahanan Salat Berjamaah, Ingatkan Dampak Perbuatan terhadap Keluarga
- Humas PT Tiran Enggan Klarifikasi Sanksi Satgas PKH, GERAK Sultra Minta Menteri Amran Evaluasi Kinerja Lapili
- CBD Konawe Utara Belum Difungsikan, Sejumlah Bagian Bangunan Rusak, GERAK-SULTRA Desak Kejati Turun
- Kembalikan Kerugian Negara dari Tata Kelola Tambang Nikel, GERAK SULTRA Minta Kejagung Tak Tebang Pilih Tangani PT CNI dan PT TMS
- Usai Pengembalian Rp401,6 Miliar, Kejagung Periksa 4 Saksi BUMN dalam Kasus Nikel PT CNI
Orang nomor satu di Muna Barat ini terus memberikan perhatian terhadap pendidikan seperti memberikan intensif bagi guru non PNS, beasiswa bagi pelajar berprestasi baik akademis dan olahraga.
“Kita juga berikan beasiswa dan pakaian gratis bagi PAUD, SD, SMP, SMA dan Madrasah se-Mubar,” terangnya.
Rajiun mengatakan kepeduliannya itu adalah indikator sehingga dapat penganugrahan yang berharga tersebut.
“Kami selalu memberikan perhatian terhadap pendidikan di Muna Barat dan instensif itu sekitar Rp 250 per bulan,”katanya.
Penghargaan Dwija Praja Nugraha adalah penghargaan para guru dan kepala daerah yang memiliki perhatian serta komitmen terhadap pembangunan pendidikan, profesionalitas dan kesejahteraan guru dan PGRI.(a)











