Reporter: Safrudin Darma
Editor : Kang Upi
BURANGA – Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) menampilkan beragam hasil pertanian organik khas Butur di Apkasi Otonomi Expo 2019 di JCC, Senayan, Rabu (3/7/2019).
Dalam event tahunan yang digagas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ini, Pemda Butur memanfaatkannya untuk pengembangan produk lokal bernilai ekspor dengan membangun mitra bisnis.
Bupati Butur, Abu Hasan melalui Kasubag Protokoler Pemda Butur Hamsi menjelaskan, komoditas lokal yang bernilai ekspor dapat dijual dengan membangun kemitraan bisnis untuk peningkatan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
“Karena tujuan dan hasil yang ingin dicapai jelas sangat bermanfaat bagi kemajuan perekonomian masyarakat, oleh karena itu Pemda Butur serius ikut mempromosikan komoditas unggulan daerah tersebut,” jelas Hamsi.
Baca Juga :
- Kapolres Baubau AKBP Noer Alam Gandeng Wartawan Dialog Terbuka: Minta Maaf, Amankan Oknum ke Polda Sultra & Jamin Keselamatan Pers
- Gerak Cepat & Humanis! Kapolres Baubau AKBP Noer Alam Peluk Insan Pers, Selesaikan Perselisihan Oknum dengan Dialog Kekeluargaan
- WABAH SERAKAH DAN KEJAHATAN PASCA TAMBANG: POTRET WAWONII YANG DITINGGALKAN, Oleh: Sahidin, SE
- Fun Game Eksekutif POBSI Kendari Sukses! Adi 88 Keluar Sebagai Juara, Bukti Biliar Sultra Makin Bergairah
- JANGAN BIARKAN KERJA NYAMAN MENGORBANKAN KESEHATAN!
- Konferensi Pers Polda Sultra: Kabid Humas dan Kabid Propam Ungkap Kronologi Intimidasi Wartawan di Polres Baubau
Ia juga mengungkapkan, expo Apkasi merupakan pintu gerbang masuknya investasi dari berbagai pihak, olehnya itu Pemda Butur menampilkan sejumlah produk komoditas unggulan daerah.
“Seperti beras organik, kacang mete, minyak kelapa (BICI VCO) organik, abon ikan cakalang, kripik pisang, Kacang hijau organik, dan kain tenun daerah hasil kerajinan tangan,” ujarnya.
Hamsi juga menuturkan, Pemda serius mengikuti event ini dalam rangka menyukseskan program peningkatan pertumbuhan ekonomi di daerah, seperti Komoditi mente, kelapa, rumput laut dan beras organik.
“Pemda Butur terus mempromosikan komoditas lokal melalui Apkasi agar mampu memenangkan persaingan dan merebut pasar di tingkat nasional, ASEAN, maupun global. Dan itu sudah berjalan sekarang,” pungkasnya. (B)











