Reporter: Indras
Editor : Taya
KONAWE – Seperti daerah lainnya di Sulawesi Tenggara, Pemerintah Kabupaten Konawe juga melaksanakan upacara Hari Kebangkita Nasional pada 20 Mei di Kantor Bupati Konawe, Senin (20/5/2019).
Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara didaulat memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang dihadiri ribuan Aparatur Sipil Negera (ASN) Konawe.
Gusli saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI mengatakan peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks sumpah palapa.
“Kita berada dalam situasi pesca pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita,” katanya.
Dalam kondisi kemajemukan bahasa,suku,agama,kebudayaan dan geografis yang merupakan salah satu yang paling ekstrem di dunia, Indonesia membuktikan mampu menjaga persatuan sampai saat ini.
Baca Juga :
- Bengkel Seni FISIP UHO Bangkit! Resmi Lantik 73 Anggota Baru di 5 Divisi, Siap Guncang Panggung Seni Kampus
- Jelang HUT ke-75 Humas Polri, Kabag SDM Polres Konsel AKP Sriyanto Pimpin Bakti Sosial di Gereja Siloam : Indahnya Toleransi Polri Bersama Masyarakat
- Bukan Razia, Bukan Penindakan, Fenomena Polri di Jalan di Sultra: Kapolda Atur Lalin, Wakapolda Apel di SMA, Kapolres Konawe Sebrangkan Siswa
- Gerebek Tengah Malam Buta! Polres Konawe & BNNK Sikat Sarang Narkoba di Uepai, 57 Paket Sabu 31 Gram Diamankan, Bandar Kabur.
- Gatur Lalin Kapolres Konawe, Pastikan Keselamatan Anak Sekolah dan Masyarakat
- Gubernur LIRA Sultra Salut Kapolda Himawan Mau Turun ke Jalan! Harap Kapolres Ikuti Jejaknya
Apalagi peringatan hari kebangkitan nasional ini bertepatan dengan Bulan Ramadhan.
“Bagi umat muslim, bulan suci ini menentukan kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang di benci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah,”terangnya.
Gusli mengatakan, semangat persatuan dan gotong-royong telah mengakar dan menyebar di seluruh nusantara. Hal ini dibuktikan dengan berbagai ungkapan tentang kearifan mengutamakan persatuan yang terdapat di seluruh suku, adat dan budaya di Indonesia tak terkecuali di Konawe. (b)











