Editor: Kang Upi
Reporter : Mumun
WANGGUDU – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi memberangkatkan 10 orang calon mahasiswa kedokteran untuk kuliah di Cina, Senin (9/9/2019).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konut, Lapeha mengatakan, berkembangnya sebuah daerah hanya terjadi jika kualitas manusianya ditingkatkan. Dengan gagasan tersebut, sehingga Pemkab Konut memberangkatkan 10 orang generasi muda terbaik untuk mengenyam pendidikan di Cina.
“Hari ini mereka akan berangkat di Makassar. Disana mereka akan dibina dan diberikan pembekalan selama tiga bulan, setelah itu lanjut di Cina,” katanya.
Baca Juga:
- Negara Tak Boleh Kalah Dengan Bandar Narkoba, Kapolri Jenderal Suyudi Perintahkan Seluruh Kapolda Serbu Kampung Narkoba
- AKBP Daeng Riandika : Jangan Diam! Polres Konsel Ajak Warga Lawan Perundungan Anak
- Luar Biasa! Sultra Dipilih Jadi Percontohan Nasional KUHP-KUHAP Baru, Wakajagung, Wakapolri & Waka MA Kompak Puji Polda-Kejati-PT Sultra
- Prof. Takdir Saili Terpilih sebagai Rektor UHO, Wamen Fauzan Tekankan Kampus Harus Berdampak
- SATGAS LAT Minta KAPOLRI Tindak Tegas Dugaan Pertambangan Nikel Nakal di Sultra
- Jalin Kerjasama Publikasi Jangka Panjang, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan Kepada Perwakilan Manajemen Huayou Cobalt dan Apresiasi IPIP Pomalaa sebagai Pusat Hilirisasi Baru di Sultra
Ditempat yang sama, Direktur Lembaga Institut, Ilham Ismail mengatakan, jika program ini merupakan bentuk perhatian besar Pemkab Konawe Utara melalui Bupati Ruksamin dalam mengembangkan manusia di Bumi Oheo.
“Begitu besar kebaikan bupati dan Pemda mau membiayai, tolong dipastikan disana belajar dengan baik. Maksimalkan waktu dengan baik, jangan utamakan jalan-jalan,” katanya
Ilham juga menuturkan, pihaknya menyanjung program yang dijalankan Pemkab Konut. Pasalnya, program tersebut sesungguhnya yang melaksanakan adalah setingkat pemerintah provinsi.
“Ini sebenarnya yang melaksanakan kegiatan adalah Pemprov. Baru kali ini bupati memprogramkan ini, ini namanya bupati rasa gubernur. Yang setiap tahun melakukan pengiriman itu Kalimantan dan Papua,” pungkasnya.
Baca Juga:
- VIRAL! Karyawan PT ATS Ngamuk Tak Dikasih Makan, Singgung Anak Lokal Sengaja Dibuat Menyerah
- Ampuh Sultra Harapkan Pemilik IUP Tak Salah Gunakan Kepmen ESDM 365 untuk Monopoli Jasa Pertambangan
- Polisi Amankan Kericuhan di Area Tambang Nikel PT Askom Matarape, Sejumlah Warga Paksa Operator Turun dari Alat Berat
Bupati Ruksamin dalam sambutannya menjelaskan, jika keberadaan 10 calon mahasiswa kedokteran di Negeri Cina sepenuhnya ditanggung Pemkab Konut.
“Semua ditanggung, makannya, pemondokannya, SPP nya. Jadi kuliah di sana selama enam tahun biaya hari-harinya Pemda yang tanggung. Makanya kuliah di sana baik-baik, karena tidak ada lagi ada alasan kendala dari biaya,” katanya./A











