Reporter : Taswin Tahang
Editor : Kang Upi
KENDARI – Pemerintah Kota Kendari meluncurkan aplikasi ‘Laika’ sebagai pusat layanan berbasis digital, yang menyatukan seluruh aplikasi layanan untuk masyarakat.
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menjelaskan, aplikasi Laika ini disiapkan untuk dijadi pusat semua aplikasi layanan yang ada di Pemkot Kendari termasuk E-Humas.
“Pelayanan laika ini belum sempurna, tapi kita mulai saja nanti dalam perjalanannya kalau ada keluhan serta kendala yang dialami masyarakat kita sambil benahi,” kata Sulkarnain, Senin (31/12/2019).
Menurutnya, aplikasi laika ini juga nantinya akan terintegrasi dengan aplikasi layanan di kepolisian milik Polres Kendari.
“Polres juga sekarang banyak membuat program layanan. Nanti kita bekerja sama. Jadi nanti pelayanan yang dibuat Polres terkoneksi di layanan Kota Kendari begitu sebaliknya,” tambahnya.
Tidak hanya dengan kepolisian, kata Sulkarnain, sistem aplikasi laika nantinya direncanakan untuk bisa di kolaborasikan dengan aplikasi layanan milik berbagai pihak sehingga menghadirkan pelayanan satu aplikasi saja.
Politisi PKS ini juga meminta masyarakat agar tidak gusar dan khawatir dengan program pelayanan digital yang dilakukan Pemkot, karena pemerintah kota masih menyediakan pelayanan manual.
BACA JUGA :
- Kapolda Sultra Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian
- Kasus Penipuan Online di Sultra Tembus 943 Perkara, Facebook Jadi Modus dan Media yang Paling Dominan
- Berhasil Kurangi Pengangguran, Lima Daerah di Sultra Raih Penghargaan dari Kemendagri
Namun kedepannya, pihaknya akan mendorong semua layanan mengarah ke digital. Saat ini masih tahap persiapan karna masih banyak masyarakat yang belum terbiasa dengan kondisi yang digital.
“Jadi pake saja yang paling bisah dipake, kalo belum bisa digital masih senang dengan manual silahkan kami layani manual kalau sudah siap digital kita akan layani secara digital,” ujarnya.











