Reporter : Hendrik B
KENDARI – Pemerintah Kota Kendari sukses mempertahankan predikat Kota Layak Anak (KLA) Kategori Madya yang diraih sejak tahun 2018 silam. Hal itu terbukti dengan kembali diraihnya penghargaan ini di tahun 2019.
Penghargaan KLA tahun 2019 diterima Pelaksana Harian Wali Kota Kendari, Nahwa Umar dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, di Kota Makassar, Selasa (23/7/2019).
Diungkapkan Kepala Bidang Humas Pemkot Kendari, Astibar, bahwa reward ini tidak mudah didapatkan karena harus melewati beberapa tahap untuk memperoleh predikat KLA.
BACA JUGA :
- SEMA Fatik IAIN Kendari Soroti Penanganan Aksi oleh Polres Bombana
- Sambut Ramadan, Hotel Syahid Azizah Kendari Luncurkan Promo Kamar dan Paket Buka Puasa Spesial
- Pemprov Sultra Sesuaikan Jam Kerja ASN Selama Bulan Ramadan
- Pemprov Sultra Jadwalkan Safari Ramadhan 1447 H di 17 Kabupaten/Kota
- Dua Laporan Dugaan KDRT di Polda Sultra Dicabut, Proses Dilanjutkan Melalui Restorative Justice
- MUSDA VII MUI Sultra di Hotel Zahra Kendari berlangsung selama tiga hari, membahas program kerja lima tahun ke depan serta penguatan sinergi menjaga stabilitas kamtibmas di Sulawesi Tenggara.
“Jadi untuk mendapatkan reward ini, kita harus melewati penilaian mandiri terhadap 24 indikator oleh tiap Kabupaten Kota secara daring,” ujar Astibar kepada mediakendari.com saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (30/07/2019).
Selain itu, lanjutnya, tim dari Kementerian serta lembaga independen yang ditunjuk akan melakukan verifikasi administratif, lapangan, hingga final. Setelah tahap itu, baru ditentukan daerah mana yang akan menerima penghargaan KLA.
“Jadi reward ini terbagi menjadi empat predikat yakni pratama, madya, nindya, dan utama, dan Pemkot Kendari mendapatkan predikat madya,” pungkasnya. (A)











