Reporter : Hendrik B
KENDARI – Pemerintah Kota Kendari sukses mempertahankan predikat Kota Layak Anak (KLA) Kategori Madya yang diraih sejak tahun 2018 silam. Hal itu terbukti dengan kembali diraihnya penghargaan ini di tahun 2019.
Penghargaan KLA tahun 2019 diterima Pelaksana Harian Wali Kota Kendari, Nahwa Umar dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, di Kota Makassar, Selasa (23/7/2019).
Diungkapkan Kepala Bidang Humas Pemkot Kendari, Astibar, bahwa reward ini tidak mudah didapatkan karena harus melewati beberapa tahap untuk memperoleh predikat KLA.
BACA JUGA :
- Hj Rujuwati Harun Nyatakan Siap Maju Sebagai Ketua KKSS Kota Kendari 2026-2030
- Dari Konflik Agraria hingga Kerusakan Lingkungan, MSF Kolaka Desak Tata Kelola Nikel yang Berkeadilan
- Apresiasi Penanganan Tipikor, Ampuh Desak Kajati Sultra Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Tower Bank BPD Sebesar Rp 7, 7 Miliar
- Sempat Bersitegang Antara Pedagang dan Petugas, Ratusan Lapak Bensin Eceran di Sekitar SPBU Andonohu Ditertibkan
- Gebrakan Baru Mahasiswa Jurnalistik, Siswa SMAN 10 Kendari Diperkenalkan Cara Cerdas Menyaring Konten AI Pemilu
- Dari Kabid Transmigrasi Jadi Kadis, Lenni Kartika Indah Pimpin Dinas Cipta Karya Sultra
“Jadi untuk mendapatkan reward ini, kita harus melewati penilaian mandiri terhadap 24 indikator oleh tiap Kabupaten Kota secara daring,” ujar Astibar kepada mediakendari.com saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (30/07/2019).
Selain itu, lanjutnya, tim dari Kementerian serta lembaga independen yang ditunjuk akan melakukan verifikasi administratif, lapangan, hingga final. Setelah tahap itu, baru ditentukan daerah mana yang akan menerima penghargaan KLA.
“Jadi reward ini terbagi menjadi empat predikat yakni pratama, madya, nindya, dan utama, dan Pemkot Kendari mendapatkan predikat madya,” pungkasnya. (A)











