Editor : Kang Upi
KENDARI – Pemerintah Kabupaten Konawe terus bergerak dalam penanganan bencana. Bersamaan dengan surutnya banjir yang menggenangi wilayah ini, agenda penanganan pasca bencana menjadi titik fokus.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemda Konawe Herianto M Wahab menjelaskan, dalam penanganan pasca bencana ini pihaknya bakal melibatkan sejumlah perusahaan tambang dan sawit.
Hal itu, kata Herinto, sesuai hasil rapat koordinasi dan evaluasi tim tanggap bencana banjir yang digelar Pemda Konawe, Sabtu (22/6/2019) yang dipimpin Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara.
“Tadi sudah digelar rapat koordinasi penanganan pasca bencana, yang akan dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah dan pihak swasta, khususnya perusahaan yang ada di Konawe, ” terangnya.
BACA JUGA :
- Ampuh Sultra Harapkan Pemilik IUP Tak Salah Gunakan Kepmen ESDM 365 untuk Monopoli Jasa Pertambangan
- BULOG Cetak Rekor Sejarah, Pengadaan Beras Tembus 4 Juta Ton
- Gagas Sampara Raya Cup I, Doktor Suryadi : Wadah Silaturahmi 8 Kecamatan dan Cetak Bibit Unggul Sepak Bola Konawe
- Kapal Rakyat Mati Mesin di Perairan Lapuko, Basarnas Kendari Kerahkan Tim Rescue
- GERAK-SULTRA Soroti Dugaan Keracunan Siswa SMA Tonggauna, Desak BGN dan Polisi Periksa Pengelolaan MBG
- Konawe Raih Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Se-Sultra, Pemkab : Bukti Tata Kelola Anggaran Yang Akuntabel
Ia juga menjelaskan, dalam status tanggap bencana memang perusahaan diwajibkan mengambil bagian dan turut andil serta bersinergi dengan Pemda setempat.
“Keberhasilan dalam penanganan bencana itu terjadi apabila pemerintah, masyarakat dan swasa sudah bergerak seiring sejalan,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, lanjutnya, pihak perusahaan juga turut hadir dan menyatakan komitmen untuk mendukung Pemda Konawe dalam penanganan pasca bencana.
“Yang hadir itu ada perwakilan tambang seperti VDNI, CMMI, MCM, ada juga perusahaan kelapa sawit Agrindo Mas,” pungkasnya.











