Editor : Kang Upi
KENDARI – Pemerintah Kabupaten Konawe terus bergerak dalam penanganan bencana. Bersamaan dengan surutnya banjir yang menggenangi wilayah ini, agenda penanganan pasca bencana menjadi titik fokus.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemda Konawe Herianto M Wahab menjelaskan, dalam penanganan pasca bencana ini pihaknya bakal melibatkan sejumlah perusahaan tambang dan sawit.
Hal itu, kata Herinto, sesuai hasil rapat koordinasi dan evaluasi tim tanggap bencana banjir yang digelar Pemda Konawe, Sabtu (22/6/2019) yang dipimpin Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara.
“Tadi sudah digelar rapat koordinasi penanganan pasca bencana, yang akan dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah dan pihak swasta, khususnya perusahaan yang ada di Konawe, ” terangnya.
BACA JUGA :
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Tri Saktiawan Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah
- Satgas KSD DPP LAT Layangkan Surat Kedua ke SCM, Perkuat Sinergi Jaga Kedaulatan Sumber Daya
- LSM FKPK dan GERAK Minta Pernyataan Sekretaris LPM soal Kepemilikan Wisata Pantai Toronipa Diuji
- Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe
- 11 TAHUN TAK DIBAYAR! KUASA HUKUM KELUARGA LAMOKUNI TUNTUT PERUSAHAAN KEMBALIKAN LAHAN PLASMA 35%
- Plt Lurah Toronipa Sebut Ada “Pungli” di Pos PAD Pariwisata Konawe, Hasilkan Rp 4 Hingga 5 Juta oleh Warga pada Malam Hari
Ia juga menjelaskan, dalam status tanggap bencana memang perusahaan diwajibkan mengambil bagian dan turut andil serta bersinergi dengan Pemda setempat.
“Keberhasilan dalam penanganan bencana itu terjadi apabila pemerintah, masyarakat dan swasa sudah bergerak seiring sejalan,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, lanjutnya, pihak perusahaan juga turut hadir dan menyatakan komitmen untuk mendukung Pemda Konawe dalam penanganan pasca bencana.
“Yang hadir itu ada perwakilan tambang seperti VDNI, CMMI, MCM, ada juga perusahaan kelapa sawit Agrindo Mas,” pungkasnya.











