Reporter: Muh Ali Wahab
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Pengunjung stan pameran Hari Pangan Sedunia (HPS) di Pelataran Gedung Eks MTQ Kota Kendari mengeluhkan kondisi toilet darurat yang berbau tak sedap.
Selain itu, air yang tidak mengalir ke Toilet dan Mushala juga menjadi hal yang yang dikeluhkan. Panitia terlihat hanya menyiapkan dua tempat air berukuran 1.200 liter di lokasi.
Kila, pengunjung Stan menduga penyebab keluhan karena tidak ada saluran air. Yang ada hanya pembuangan septi tank saja dibuat dari drum.
Event Organiser (EO) kegiatan, Uya saat ditemui awak media mengaku tidak mengetahui apapun soal bangunan WC dan Mushola darurat, serta air yang mampet. Ia hanya bertanggung jawab pada pembuatan stan saja.
“Iya, itukan sebenarnya ada WC umum, kenapa tidak digunakan saja, kalau WC serta mushola darurat itu tanggung jawab pemprov,” tegasnya.
Baca Juga :
- Usai Sertijab, Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono akan Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
- Kasus Korupsi dan Praktik Ilegal di Konawe, Ini Target Kerja Kapolres Edi Raharjono
- SATGAS Sumberdaya LAT Sultra Rangkul Media Lokal untuk Mensosialisasikan Kegiatan LAT
- Kapolda Sultra Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Sejumlah Kapolres, Termasuk Kapolres Konawe Kepulauan
- Kasi Intel Kejari Konsel dapat Penghargaan dari Komisaris MEK TV Fenny Anggarainy Sudirman
- Perkuat Sinergi Dengan Forkopimda, Kapolda Sultra Jalin Silaturahmi ke DPRD Sultra
Untuk diketahui, bangunan gedung eks MTQ sebenarnya memiliki beberapa koridor WC, namun sampai saat ini kondisinya memprihatinkan dan tak layak pakai.
Kepala Bidang di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sultra, Rusdin yang dikonfirmasi mengatakan, dinasnya hanya menyediakan fasilitas untuk pengunjung dan panitia. Sedangkan stan urusan EO. (B)











