Reporter : Hendrik B
Editor : Wiwid Abid Abadi
KENDARI – Pertemuan pertama antara Bupati Muna Barat (Mubar), LM Rajiun Tumada dan Bupati Muna, LM Rusman Emba soal kisruh tagline ‘Mai Te Wuna’, yang dimediasi Polda Sultra di Mako Brimob Polda Sultra, pada Senin (2/9/2019), dikabarkan akan berlanjut pada pertemuan kedua.
Tak hanya Rajiun dan Rusman saja yang akan hadir dipertemuan kedua nantinya, ahli bahasa dari Universitas Halu Oleo (UHO), juga dikabarkan akan dilibatkan
Ditemui usai mediasi pertama di Mako Brimob, Rajiun Tumada membenarkan, bahwa bakal ada pertemuan selanjutnya yang akan menghadirkan ahli bahasa dari UHO.
Rajiun bilang, dalam pertemuan selanjutnya bersama ahli bahasa, akan dibahas dan didiskusikan terkait penggunaan tagline ‘Mai Te Wuna’.
Baca Juga:
- Kejari Konawe Gelar Penilaian Barang Rampasan Ore Nikel Hasil Tambang Ilegal di Konut
- Kapolda Sultra Ajak Wujudkan Lingkungan Aman dan Ramah Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026
- Konsorsium Driver Sultra Surati Gubernur, Ini Materi Pengaduannya
- Konsorsium Aktivis di Konawe sebut KPK RI tidak Punya Taring Usut 8 Proyek Diduga Mengalami Kerugian Negara Pantastis?
- Buka Turnamen Kapolda Sultra Cup Basketball Competition 2026, Himawan Bayu Aji : Wadah Lahirkan Bibit Atlet Berprestasi
- Silaturahmi ke Lanud Halu Oleo, Polda Sultra Perkuat Soliditas
“Kami akan diskusikan terkait Mai Te Wuna. Dan apabila Mai Te Wuna itu merupakan tagline yang tidak bisa dipakai siapa pun, maka kita sepakati secara bersama sama untuk tidak memakai kata itu,” jelasnya.
Namun, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait, soal kapan waktu pertemuan kedua akan dilaksakan, termasuk dimana tempat akan dilaksanakan pertemuan kedua juga belum terkonfirmasi. (C)











