Reporter: Ferito Julyadi
Editor: Taya
KENDARI – Kondisi perekonomian Sulawesi Tenggara hingga Triwulan II 2019 mampu tumbuh stabil diatas pencapaian nasional sebesar 6,3 persen dari pencapaian nasional yang hanya sebesar 5,05 persen.
Hal ini disampaikan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara, Suharman tabrani dalam Diseminasi Perekonomian dan Forum Ekonomi, Keungan Regional Provinsi Sulawesi Tenggara di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis (17/10/2019).
Suharman mengatakan pertumbuhan tersebut sedikit mengalami perlambatan jika dibanding dengan triwulan I 2019.
“Di banding pertumbuhan pada triwulan I 2019 lalu yang mencapai 6,4 persen, pertumbuhan kali ini mengalami keterlambatan,”ucap Suharman.
Lapangan usaha pertanian dan pertambangan, masih mendominasi perekonomian di Sultra dengan angka masing-masing sebesar 23,3 dan 21,2 persen.
BACA JUGA:
- Negara Tak Boleh Kalah Dengan Bandar Narkoba, Kapolri Jenderal Suyudi Perintahkan Seluruh Kapolda Serbu Kampung Narkoba
- AKBP Daeng Riandika : Jangan Diam! Polres Konsel Ajak Warga Lawan Perundungan Anak
- Luar Biasa! Sultra Dipilih Jadi Percontohan Nasional KUHP-KUHAP Baru, Wakajagung, Wakapolri & Waka MA Kompak Puji Polda-Kejati-PT Sultra
Menurut Suharman, perekonomian Sultra memiliki keterkaitan yang sangat tinggi terhadap kinerja lapangan usaha pertambangan. Hal itu bisa dilihat dari korelasi yang sangat tinggi, mencapai 0,85 persen. Sedangkan korelasi lapangan usaha non pertambangan hanya mencapai angka 0,17 persen.
“Kami berharap kegiatan ini, dapat memunculkan ide-ide brilian dalam upaya mendorong perekonomian Sultra di periode mendatang,” katanya. (A)











