Reporter: Mumun
Editor: La Ode Adnan Irham
WANGGUDU – Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Distransnaker) Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), meminta seluruh perusahaan yang berinvestasi di Bumi Oheo mengikutkan karyawannya sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI) Distransnaker Konut, Hendra mengatakan, setiap perusahaan memiliki kewajiban mengikutsertakan karyawannya sebagai peserta BPJS.
“Wajib mengikutsertakan BPJS, nda boleh tidak,” katanya, Selasa (19/11/2019).
BACA JUGA:
- Promo Spektakuler INFORMA Kendari: Hadirkan Nyaman di Setiap Ruang, Ada Rak WALLY Hingga Kursi Ergonomis G NEO MJOLNIR
- Gerak Cepat & Humanis! Kapolres Baubau AKBP Noer Alam Peluk Insan Pers, Selesaikan Perselisihan Oknum dengan Dialog Kekeluargaan
- JANGAN BIARKAN KERJA NYAMAN MENGORBANKAN KESEHATAN!
Saat ini yang terdaftar di Konut ada sekitar 40 perusahaan, baik sektor pertambangan, maupun perkebunan kelapa sawit yang sudah mengikutkan karyawannya.
Kata Hendra, saat ini instansinya belum menemukan perusahaan di Bumi Oheo yang tidak mengikutsertakan karyawannya sebagai peserta BPJS. Jika ada, pihaknya mempersilahkan karyawan untuk melapor.
“BPJS dan Kejaksaan ada kerja sama. Kalau ada yang tidak diikutkan pemerintah akan memberikan teguran, setelah itu penegak hukum akan turun tangan. Kalau tidak ikut, rugi juga perusahaan kalau nanti karyawan kecelakaan dan sakit,” katanya. (B)











