Reporter: Hendrik
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Setelah beberapa Polda naik kelas, giliran Polda Sultra yang bakal berubah status dari Tipe B ke Tipe A. Jika berubah tipe, Polda Sultra bakal dijabat Jenderal Bintang Dua.
Hal itu diungkapkan Ketua Tim Srena Polri, Brigjen Pol Drs Yasdan Rivai M Hum saat studi kelayakan perubahan tipe di Aula Dhacara Polda Sultra, Selasa (26/11/2019).
Polda Sultra memenuhi syarat untuk naik tipe yang lebih tinggi, misalnya luas wilayah hingga jumlah Polres di masing masing, memegang fungsi penting mendukung kinerja Polri.
Selain itu, tingkat kerawanan dan potensi yang mengancam gangguan Kamtibmas juga faktor penentu naik, seperti konflik sosial serta unjuk rasa skala besar dan adanya beberapa kelompok radikal.
“17 Polda sudah naik tipe A, ahamdulillah Polda Sultra dapat juga, kalau sudah rezeki tidak lari kemana,” ujarnya.
Baca Juga :
- Turun ke Warkop, Kapolres Konawe Selatan Ajak Warga Jaga Kampung : Kamtibmas Tanggung Jawab Bersama
- Santai Tapi Tegas! Wakapolda Sultra Ngopi Bareng Ketua Kopdar Rusmin dan Tokoh Sultra Bisman Saranani, Bahas Kantibmas, Narkoba, Miras Hingga Judol
- Lagi! Polres Konsel Gagalkan Peredaran 50 Sachet Sabu 11,62 Gram di Lamboo Moramo, Pemuda 20 Tahun Diciduk
- Bengkel Seni FISIP UHO Bangkit! Resmi Lantik 73 Anggota Baru di 5 Divisi, Siap Guncang Panggung Seni Kampus
- Jelang HUT ke-75 Humas Polri, Kabag SDM Polres Konsel AKP Sriyanto Pimpin Bakti Sosial di Gereja Siloam : Indahnya Toleransi Polri Bersama Masyarakat
- Bukan Razia, Bukan Penindakan, Fenomena Polri di Jalan di Sultra: Kapolda Atur Lalin, Wakapolda Apel di SMA, Kapolres Konawe Sebrangkan Siswa
Kapolda Sultra, Brigjen Pol Merdisyam berharap Kapolri segera menyetujui kenaikan tipe tersebut.
Menurut Merdisyam, penilaian peningkatan topologi Polda Sultra telah memenuhi syarat sesuai aturan nomor 4 tahun 2018, tentang pembentukan dan perubahan tipe kesatuan kewilayahan Polri.
Polda Sultra saat ini punya 7.040 personil, sehingga sudah terpenuhi 45,17 persen dari total keseluruhan.
Merdisyam juga menuturkan, ada beberapa potensi di wilayah Sultra seperti sumberdaya alam dan wilayah perairan. Bahkan potensi gangguan Kamtibmas merupakan salah satu faktor misalnya terjadi konflik sosial, budaya dan ekonomi.
“Untuk itu kualitas pelayanan publik kepada masyarakat juga turut ditingkatkan oleh Polda Sultra dengan melakukan pendorong dan inovasi di Polres jajaran,” tuturnya melalui rilis yang dikirim Kasubdit Penmas Bid Humas Polda Sultra, Kompol Agus, Selasa (26/11/2019). (C)











