PT Amin Diduga Lakukan Penambangan Ilegal di Kolut

Redaksi

KENDARI – Bupati Kolaka Utara (Kolut) H. Nur Rahman Umar membenarkan dugaan adanya puluhan perusahaan tambang yang menyelenggarakan usaha pertambangan secara illegal di Kolut.

Salah satu perusahaan yang diduga illegal tersebut yakni PT Alam Mitra Indah Nugraha (Amin) yang beroperasi di wilayah Laburino, Desa Mosiku, Kecamatan Batu Putih sejak 2018 lalu.

“Karena dokumennya tidak pernah saya diperlihatkan, jadi disinyalir itu mereka melakukan penambangan illegal, itu salah satunya PT Amin, tapi itu masih sebatas dugaan karena kita tidak punya dokumen untuk memastikan,” kata Nur Rahman Umar.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Kolut, selain PT Amin terdapat juga 22 perusahaan tambang lainnya, yang beroperasi di sejumlah tempat secara illegal.

Dugaan pertambangan illegal PT Amin sendiri telah beberapakali mencuat dan menjadi pemberitaan di media masa. Salah satunya dugaan penambangan illegal di wilayah Desa Patikala, Kecamatan Tolala.

Atas masalah ini, Komisi III DPRD Sultra periode sebelumnya, telah membentuk panitia khusus (Pansus) penertiban tambang, dan merencanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan memanggil manajemen PT Amin.

Terkait dugaan yang disampaikan Bupati Kolut, MEDIAKENDARI.com, sudah berusaha melakukan konfirmasi langsung kepada Pimpinan PT Amin, Noi, melalui telpon selulernya, namun tidak ada jawaban.

iklan bersama melawan covid-19

Video

BERITA TERKINI

METRO KENDARI

BERITA TERKINI

KOLAKA RAYA

BERITA TERKINI

SOSOK

KONAWE RAYA

TAJUK

Satu dari 16 Perempuan Alami Seks Pertama Kali Karena Diperkosa

INTERNASIONAL - Bagi lebih dari 3,3 juta anak perempuan dan perempuan di Amerika, hubungan seks untuk pertama

BERITA TERKINI

BUTON RAYA

PERISITIWA

BERITA TERKINI