Reporter: Rahmat R.
Editor : Kang Upi
KENDARI – Sebagaimana yang telah menjadi agenda rutin Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra disetiap bulan Ramadhan tiba, untuk menggelar safari ke 17 kabupaten kota ke Sultra.
Rencananya, saat pelaksanaan Ramadhan 1440 H agenda tersebut juga bakal dilakukan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Ali Mazi – Lukman Abunawas.
Diungkapkan Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretaris Daerah (Setda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, Beangga Harianto, bahwa akan ada agenda safari Ramadhan Gubernur dan Wakil Gubernur.
“Baru-baru ini kami sudah disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sultra, KH Mursyidin terkait kegiatan safari bulan ramadhan,” jelasnya, di kantor Gubernur Sultra, Selasa (30/04/2019).
Menurutnya, agenda safari Ramadhan tersebut umumnya akan dimulai diatas hari ke-4 puasa. Sedangkan untuk awal puasa, belum ada agenda safari.
Baca Juga :
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- HMI Untuk Bangsa atau Sekedar Untuk Gerbong?
- Kapolda Sultra Buka Ruang Kritik Pers, Dorong Pemberitaan Akurat untuk Jaga Kamtibmas
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
“Jadi diawal-awal puasa ini belum, di perkirakan empat puasa ke atas baru Gubernur Sultra, Ali Mazi akan berkunjung ke kabupaten/kota,” kata Beangga.
Rencaanya, Gubernur tidak hanya mengajak para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra, tapi juga para penceramah. Untuk daerah yang akan dikunjungi pertama dalam agenda ini, masih akan dibicarakan khusus.
“Soal mana dulu yang akan dikunjugi pertama itu, belum bisa di pastikan daerah mana, tetapi yang jelasnya di hari-hari pertama, kedua, dan ketiga puasa itu di kota Kendari dulu,” tukas Beangga. (A)











